Key Strategy: Wamentrans: Kawasan transmigrasi mendukung ketahanan pangan
Wamentrans: Kawasan Transmigrasi Berkontribusi pada Ketahanan Pangan
Pada Kamis, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa kawasan transmigrasi berperan penting dalam memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, data menunjukkan bahwa wilayah tersebut menjadi pusat penghasil beras dan berbagai komoditas pertanian lainnya.
“Kawasan transmigrasi merupakan lumbung pangan yang bisa mendukung produksi beras nasional,” jelas Viva Yoga di Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo.
Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk mendorong pengembangan pertanian melalui ekstensifikasi dan intensifikasi. Upaya ini mencakup penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pendanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Menurut Viva Yoga, kerja sama tersebut telah dijalankan secara efektif, dengan fokus pada penyediaan infrastruktur dan fasilitas pertanian. Pada saat yang sama, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa transmigran tidak lagi dianggap sebagai kelompok yang terpinggirkan, melainkan pahlawan dalam mewujudkan kedaulatan pangan.
“Transmigran merupakan elemen kunci dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia,” ujar Mentrans dalam Kabinet Merah Putih.
Empat Amanat Kementerian Transmigrasi
Kementerian Transmigrasi memiliki empat tujuan utama yang diberikan oleh Presiden RI. Pertama, menjaga keutuhan NKRI melalui perpindahan penduduk dari daerah padat ke daerah yang lebih longgar. Kedua, mengurangi kemiskinan dengan memberikan lahan kepada transmigran sebagai bagian dari reforma agraria.
Ketiga, transmigrasi diharapkan menjadi sentra produksi beras guna mencapai swasembada pangan. Keempat, program transmigrasi bertujuan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak positif pada masyarakat.
Kawasan transmigrasi, kata Viva Yoga, juga membantu mengembangkan ekonomi lokal dengan menyediakan peluang usaha pertanian. Dengan adanya keterlibatan pemerintah, transmigran dianggap sebagai bagian dari solusi strategis untuk masalah ketahanan pangan nasional.