Main Agenda: Wapres Gibran ajak industri kreatif perkuat kolaborasi strategis
Wapres Gibran Ajak Industri Kreatif Perkuat Kolaborasi Strategis
Kamis, Jakarta – Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI, mengajak para pengusaha kreatif untuk meningkatkan kerja sama strategis dalam sektor ekonomi kreatif atau ekraf. Pertemuan ini terjadi saat ia menerima para pemimpin media konten gaya hidup dari The Maple Media di Istana Wakil Presiden. “Pembicaraan hari ini lebih fokus pada ekonomi kreatif, di mana perusahaan kami bisa memberikan dukungan secara umum, sementara pemerintah mengupayakan pendekatan yang lebih spesifik,” ujar Deddy Wiryawan, CEO Redwoods Digital Growth Group (RWDGG), induk perusahaan investasi ekonomi kreatif yang mengelola The Maple Media. Ia menyampaikan pernyataan ini melalui keterangan resmi yang dirilis oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden.
Penguatan Ekosistem Usaha sebagai Prioritas
Pertemuan tersebut dianggap sebagai bagian dari upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang saat ini menekankan pengembangan ekonomi nasional melalui inovasi dan nilai tambah. Dalam kesempatan itu, Gibran menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku industri sangat penting. Ia berharap kolaborasi ini bisa menciptakan ekosistem bisnis yang lebih adaptif serta inovatif, menghadapi persaingan global yang semakin ketat.
“Intinya, kolaborasi atau seperti jargon yang sering kita gunakan di industri adalah ‘collab agar tidak collapse’,” tambah Deddy. Ia menjelaskan bahwa prinsip kerja sama menjadi fondasi utama dalam meningkatkan pertumbuhan sektor kreatif.
RWDGG menyatakan komitmen mereka untuk mendukung ekosistem ini melalui berbagai strategi bisnis. Mereka berencana memperkuat kapasitas usaha melalui skema venture building, program inkubasi, hingga investasi langsung di bidang media. Langkah konkret ke depan akan difokuskan pada penguatan kerja sama antarindustri, sambil tetap menjaga tema utama ekonomi kreatif.
Deddy menambahkan bahwa The Maple Media akan terus memantau dinamika pasar untuk merancang bentuk kolaborasi yang efektif. “Dari sana, kita bisa menentukan bagaimana bentuk sinergi yang paling tepat,” kata dia. Sektor ekonomi kreatif, menurut Deddy, diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun perekonomian nasional secara berkelanjutan.