Meeting Results: Menlu Inggris harap gencatan senjata saat ini diperluas ke Lebanon

Menlu Inggris Harap Perjanjian Damai Diperluas ke Lebanon

LONDON — Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper mengungkapkan kekhawatiran atas peningkatan serangan Israel terhadap Lebanon. Ia menekankan perlunya memperluas kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung ke wilayah tersebut. “Kami menilai dampak sosiopolitik yang terjadi, termasuk pengungsian massal di Lebanon, sangat signifikan,” kata Cooper dalam wawancara dengan Sky News. Ia berharap penarikan pasukan dapat mencakup Lebanon untuk mengurangi tekanan pada penduduk.

Respons terhadap Ancaman Trump

“Retorika yang memicu konflik bisa mengarah pada eskalasi lebih lanjut,” kata Cooper, saat membahas pandangan terhadap ancaman yang dikeluarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menyatakan bahwa pernyataan Trump tentang kehancuran “seluruh peradaban” dianggap “sepenuhnya keliru.” Menurutnya, ucapan tersebut berpotensi memperparah situasi.

Cooper mengakui bahwa Inggris dan AS tetap memperkuat hubungan kerja sama, tetapi menegaskan bahwa negaranya memiliki kebijakan luar negeri yang mandiri. “Kami tidak bisa mengandalkan keputusan orang lain, tapi tetap bersedia bekerja sama dengan aliansi seperti AS,” ujarnya. Saat ini, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sedang melakukan kunjungan ke negara-negara Teluk untuk menegaskan upaya diplomatik terkait gencatan senjata dan pembukaan Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang dikutip media Inggris pada Rabu (8/4), Starmer menyatakan bahwa meski kesepakatan damai sudah berlaku, masih banyak tugas yang harus diselesaikan agar Selat Hormuz kembali lancar. Ia menekankan pentingnya dialog antarnegara untuk mencapai solusi stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *