Key Strategy: Satgas MBG Tulungagung optimalkan pengawasan berbasis aduan masyarakat
Satgas MBG Tulungagung Optimalkan Pengawasan Berbasis Aduan Masyarakat
Tulungagung, Jatim (ANTARA) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini lebih terjangkau berkat penerapan mekanisme pengawasan yang diinisiasi oleh Satuan Tugas (Satgas) MBG. Mekanisme ini memanfaatkan aduan dari warga sebagai alat untuk menjaga kualitas layanan secara berkala. Johanes Bagus Kuncoro, Ketua Satgas MBG, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyediakan saluran pengaduan berupa hotline sebagai bagian dari sistem pengawasan dan evaluasi program.
“Hotline ini dibuka agar pelaksanaan MBG dapat diawasi secara lebih efektif dan responsif terhadap kendala di lapangan,” ujar Bagus.
Dalam peranannya, mekanisme aduan dianggap sebagai alat utama untuk memastikan standar kualitas tetap terpenuhi, termasuk aspek menu, keamanan pangan, serta distribusi kepada penerima manfaat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keluhan utama dari masyarakat berfokus pada variasi dan kualitas makanan, diikuti oleh isu terkait keamanan pangan serta proses distribusi.
Untuk menangani laporan, Satgas MBG melakukan verifikasi terhadap setiap aduan yang masuk dan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti penyedia layanan dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, pihaknya juga memperkuat pengawasan melalui kunjungan lapangan rutin guna memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) berjalan sesuai rencana.
Bagus menekankan bahwa partisipasi masyarakat dalam memberikan umpan balik menjadi bagian dari upaya menciptakan transparansi dan akuntabilitas. “Masyarakat didorong untuk aktif melaporkan ketidaksesuaian, sehingga masalah bisa segera diperbaiki,” tambahnya. Tujuan utama dari langkah ini adalah meningkatkan kualitas layanan MBG secara berkelanjutan di wilayah Tulungagung.