Tumpukan sampah di Pulogebang picu kekhawatiran pengendara terjatuh

Tumpukan Sampah di Pulogebang Jadi Perhatian Pengendara

Jakarta – Area TPS 3R di Jalan Rawa Bebek, Pulogebang, Jakarta Timur, berisiko membuat pengendara kehilangan keseimbangan karena genangan air dan sampah plastik yang tercecer. Seorang pengendara, Agus (40), mengungkapkan kekhawatirannya saat lewat sini. “Saya biasanya lewat jalur Ujung Menteng, tapi kali ini takut karena kondisi jalan yang licin,” jelasnya, Kamis.

Kondisi Jalan dan Dampak pada Lalu Lintas

Sampah menumpuk setinggi dua sampai tiga meter, menutupi sebagian badan jalan. Meski tidak menghalangi alur lalu lintas sepenuhnya, area sekitar TPS 3R dipenuhi limbah yang berserakan hingga beberapa meter dari lokasi. Selain itu, sampah juga tercecer di pinggir BKT, bahkan turun ke kanal.

“Kalau tidak tahu kondisi jalan, pasti kaget, apalagi saat berkendara cepat,” tutur Agus.

Gerobak dan truk sampah yang menurunkan limbah ke jalan membuat sejumlah kendaraan terpaksa melambat. Bau menyengat dari sampah basah pun tercium sebelum tiba di lokasi. Sampah utama yang terkumpul adalah limbah rumah tangga. Kondisi sampah yang basah dan bau menyengat membuat lingkungan kurang nyaman.

Penyebab Penumpukan dan Upaya Pemilahan Sampah

Menurut petugas pengangkut sampah, Rohmat, penumpukan terjadi karena TPST Bantargebang belum beroperasi maksimal setelah longsor. “Area ini sempat bersih, tapi kembali menumpuk dalam sepekan terakhir,” ujarnya.

“Biasanya ada delapan ritasi truk, tapi saat ini hanya empat,” tambah Rohmat.

Rohmat menjelaskan bahwa TPS 3R menerima sampah dari wilayah lain, sehingga volume terus bertambah. “Sampah juga dibuang ke sini, sementara pengangkutan terbatas,” katanya. Pemerintah Kota Jakarta Timur sebelumnya mendorong warga memilah sampah dari sumbernya. “Masyarakat diminta mengurangi volume limbah dan melakukan pemilahan sejak di rumah,” kata Wali Kota Munjirin, Selasa (7/4).

Dalam upaya mengatasi masalah tersebut, pemerintah menjalin kerja sama dengan PDUP Ciracas untuk mengelola sampah anorganik. Meski upaya ini dilakukan, kondisi TPS 3R tetap memicu kecemasan pengendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *