Key Strategy: Gencar Turunkan Emisi, PGE Borong PROPER Emas 2025

Gencar Turunkan Emisi, PGE Borong PROPER Emas 2025

Jakarta, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berhasil meraih penghargaan PROPER EMAS ke-15 kali secara beruntun untuk wilayah Area Kamojang dan 4 kali untuk Area Ulubelu. Capaian ini didukung oleh komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan, baik selama operasional maupun di sekitar masyarakat. Kamojang dinilai layak mendapat predikat PROBER EMAS karena prestasinya dalam mengurangi konsumsi listrik dan meningkatkan efisiensi energi.

PGE Area Kamojang sukses menghemat listrik sebanyak 187.257.312 kWh, yang berdampak pada efisiensi energi mencapai 674.126 Giga Joule serta penghematan biaya hingga Rp 280.885.968,-. Inovasi Efisiensi Energi “SIGRA-35 (Sistem Gravitasi Reinjeksi KMJ-35)” menjadi faktor penting dalam pencapaian ini. Selain itu, program “SIUNU (Sistem Interkoneksi Uap Sumur Produksi KMJ-18)” berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 83,050 Ton CO2eq, 0,139 Ton Sox, 2,117 Ton Nox, dan 0,149 Ton PM10, serta menghemat Rp 704.588.021,-.

Dalam upaya mengurangi limbah, PGE Area Kamojang juga berhasil mengurangi timbulan NaOH sebanyak 0,378 Ton melalui inovasi “NaOH-SAFE (Sustainable Allocation For Efficiency): Pengurangan Limbah NaOH untuk Efisiensi Sistem Pendingin Cooling Tower PLTP”. Sementara itu, program “BTCS: Brine To Central Separator” memberikan kontribusi signifikan pada peningkatan kualitas lingkungan, dengan efisiensi energi mencapai 1.078.669 GJ dan penghematan biaya hingga Rp 2.086.425.340,01. Ini memungkinkan PGE Area Ulubelu meraih PROPER EMAS 2025.

Inovasi Lain untuk Ekosistem Lebih Baik

Program “CO-ASST (Cooling Condenser Assistant)” juga memberikan dampak positif, mengurangi emisi CO2eq sebanyak 181.118 Ton, H2S 4,054 Ton, dan NH3 0,075 Ton, serta menghemat Rp 133.055.723,78. Di sisi lain, inovasi “DUBLIN: Dry-Battery Utilization For Battery Lifespan Increment” sukses mengurangi limbah B3 berupa baterai bekas sebesar 0,1372 Ton dengan mengubah jenis baterai menjadi kering yang kapasitasnya lebih besar.

“Prestasi Kamojang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan, baik dari dalam maupun kerja sama dengan pihak terkait, seperti KLH. Kami juga mengangkat tema kemandirian energi, swasembada, serta ketahanan pangan dalam ajang PROPER 2025,” jelas Ahmad Yani, Direktur Utama PGEO, saat acara Anugerah Lingkungan PROPER di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Ahmad Yani menambahkan bahwa program Kanyaah (Kamojang Agri-Aquaculture, Energized by Geothermal for All’s Harmony) mencakup penyediaan pupuk, pertanian, dan proses pengolahan berbasis geothermal. Integrasi ini meningkatkan nilai produk dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi lebih mandiri.

Menurutnya, pencapaian PROPER EMAS bukan sekadar komitmen, tetapi budaya yang diinternalisasi dalam setiap aktivitas bisnis geothermal PGE. Perusahaan juga terus berupaya memperkuat transisi energi nasional serta mewujudkan energi swasembada. PROPER, yang telah berlangsung selama tiga dekade, bertujuan mendorong ketaatan perusahaan terhadap regulasi lingkungan dan tata kelola. Kriteria penilaian dibagi dua, yaitu ketaatan terhadap aturan dan penilaian di atas standar yang ditetapkan.

Program PROPER berperan sebagai sarana sinergi dengan instrumen penilaian lain, sehingga perbaikan kualitas lingkungan dapat dilakukan lebih efektif. Dengan inovasi terus-menerus, PGEO mengupayakan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *