Latest Update: Jajaran Pemkot Jakbar diimbau tak rekayasa tindak lanjut CRM

Jajaran Pemkot Jakbar Diminta Tidak Rekayasa Tindak Lanjut CRM

Jakarta, Kamis – Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, memberikan himbauan kepada seluruh jajaran instansi agar tidak melakukan manipulasi dalam proses penanganan laporan warga melalui layanan Cepat Respon Masyarakat (CRM) atau kanal pengaduan Jakarta Kini (JAKI). Hal ini dilakukan sebagai bentuk peringatan setelah terjadi insiden di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, di mana petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk merespons pengaduan masyarakat.

“Ini penekanan dari Ibu Wali Kota bahwa untuk laporan yang berkaitan dengan tindak lanjut CRM, jangan ada rekayasa,” ujar Firman saat diwawancara di Jakarta, Kamis.

Firman menegaskan pentingnya kewaspadaan dari seluruh petugas, termasuk Camat, Lurah, dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), agar tindakan mereka tidak menyimpang. Ia meminta pengawasan langsung untuk mencegah terulangnya hal serupa di wilayah Jakarta Barat. “Saya minta kepada Pak Camat, Pak Lurah, dan masing-masing UKPD untuk lebih berhati-hati dan menghindari kesalahan seperti di Jakarta Timur,” tegasnya.

Dalam kesempatannya, Firman juga menyampaikan pesan kepada para pemimpin agar lebih aktif mengawasi pegawai di bawahnya. “Kita harus mengantisipasi dan mencegah tindakan yang tidak diinginkan, termasuk penggunaan kendaraan dinas atau aset pemerintah yang sudah terbuka kepada publik,” tambahnya.

Firman menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah tugas utama aparatur sipil negara (ASN). “Tindak lanjut laporan harus jujur, karena di zaman sekarang, tindakan kita bisa terlihat jelas,” ujarnya. “Kita perlu menjaga sikap, perangkat, dan aset yang dipakai, agar tidak ada penyalahgunaan,” pungkas Firmanudin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *