Latest Program: PHE bidik produksi minyak 2026 capai 595 ribu barel per hari

PHE bidik produksi minyak 2026 capai 595 ribu barel per hari

Di Malang, Jawa Timur, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengungkapkan rencana untuk meningkatkan produksi minyak pada 2026 menjadi 595 ribu barel per hari (bph), dengan kenaikan 38 ribu bph dari capaian tahun 2025 yang sebesar 557 ribu bph. Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, menjelaskan bahwa target tersebut diharapkan tercapai dalam skenario produksi sekitar 595 ribu bph.

Strategi untuk Meningkatkan Produksi

Edi menyebutkan bahwa PHE menghadapi tantangan dalam menghadapi laju penurunan produksi (decline rate) yang cukup tinggi, yaitu 24 persen untuk sumur minyak dan 21 persen untuk sumur gas. “Kami sadar bahwa decline rate dari produksi yang sudah ada cukup curam karena lapangan kita termasuk lapangan tua,” tambahnya. Untuk mengatasi hal ini, Pertamina berencana melakukan revitalisasi aset, pengembangan program, serta penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

“Jadi, kalau semua bisa dilakukan, harapannya bisa tercapai (target) produksi kami,” kata Edi.

Dalam menunjang target produksi, PHE juga akan meningkatkan sumber daya melalui 16 bor eksplorasi, survei seismik, serta pengembangan migas nonkonvensional (MNK) dan aktivitas merger serta akuisisi. Selain itu, Pertamina fokus pada optimasi aset dan fiskal, termasuk implementasi teknologi Carbon Capture and Storage (CCS/CCUS).

Kinerja 2025 dan Peningkatan Cadangan

Sepanjang 2025, PHE mencatatkan produksi minyak dan gas bumi sebesar 1,03 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD). Angka ini terdiri dari minyak sebanyak 557 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas bumi 2,76 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD). PHE juga berhasil merealisasikan pengeboran eksploitasi sebanyak 886 sumur, 1.288 workover, serta 37.259 pekerjaan well service.

Di bidang eksplorasi, PHE melaksanakan survei seismik 2D sepanjang 2.931 kilometer dan survei seismik 3D seluas 855 kilometer persegi. Jumlah pemboran eksplorasi mencapai 20 sumur untuk memastikan keberlanjutan cadangan migas. PHE juga mencatatkan peningkatan sumber daya migas kategori 2C sebesar 1.097 juta barel setara minyak (MMBOE), utamanya dari sumur MNK di area Aman Trough, Wilayah Kerja Rokan. Sementara itu, penambahan cadangan terbukti (P1) mencapai 313,7 juta barel setara minyak (MMBOE).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *