BKSAP desak investigasi objektif PBB soal serangan Israel ke UNIFIL

BKSAP Desak Investigasi Objektif PBB Soal Serangan Israel ke UNIFIL

Jakarta, Jumat – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) dari DPR RI meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan investigasi yang adil mengenai serangan Israel terhadap pasukan perdamaian di Lebanon, UNIFIL. Ketua BKSAP, Syahrul Aidi Maazat, menegaskan bahwa penyelidikan harus bersifat netral, sehingga tidak terpengaruh oleh pengaruh Amerika atau kepentingan Israel.

“Kita berharap PBB bisa mengungkap fakta bahwa Israel adalah pelaku serangan tersebut, karena posisi pasukan perdamaian tidak mungkin diserang oleh Lebanon atau Hizbullah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta.

Syahrul menilai serangan terhadap UNIFIL tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga mengancam prinsip kerja sama global yang selama ini dijunjung lembaga PBB. Ia mengecam tindakan yang menyebabkan tiga prajurit Indonesia gugur, menyatakan bahwa ini adalah pelanggaran terhadap kesepakatan internasional.

“Kami mengutuk serangan itu karena ia merusak integritas lembaga internasional yang menjadi tempat kita mencapai kesepakatan bersama,” tambah Syahrul.

Dalam wawancara terpisah, dia menekankan bahwa penyebab kejadian harus diungkap secara jelas dan tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan politik tertentu. “Langkah tegas diperlukan agar Indonesia tetap konsisten dalam menjunjung hukum dan perjanjian internasional,” jelasnya.

Diketahui, tiga prajurit TNI—Praka Farizal Rhomadhon, Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan—gugur akibat serangan Israel pada Minggu (29/3) dan Senin (30/3). Kasus ini kini diharapkan dibawa ke jalur hukum internasional sebagai bentuk penegakan keadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *