Topics Covered: Melirik Prestasi BRI di Bawah Tangan Dingin Hery Gunardi

Penyematan Kinerja BRI di Bawah Kepemimpinan Hery Gunardi

Jakarta – Dalam satu tahun terakhir, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai pencapaian menjanjikan. Bawah kepemimpinan Direktur Utama Hery Gunardi, bank ini menghadapi momen penting dalam proses transformasi. Setelah berkarya selama 130 tahun, BRI kini terus menguatkan posisi sebagai mitra masyarakat dan kontributor utama perekonomian nasional.

Fase Kepemimpinan Baru: Katalis Perubahan

BRI memasuki fase kepemimpinan baru yang menjadi titik awal percepatan transformasi pada awal 2025. Pada 24 Maret 2025, Hery Gunardi secara resmi menjabat sebagai Direktur Utama BRI melalui RUPST. Dengan pengalaman lebih dari 34 tahun di sektor perbankan, Hery dikenal sebagai bankir yang terlibat langsung dalam berbagai strategi nasional. Ia pernah membantu pendirian Bank Mandiri (1998–1999) dan menjadi pengambil keputusan penting di bank plat merah. Selain itu, Hery juga terlibat dalam pembentukan PT AXA Mandiri Financial Services (AMFS), perusahaan asuransi joint venture antara Bank Mandiri dan AXA Group Perancis. Tahun 2020 menjadi titik balik karena ia memimpin merger tiga bank syariah—BRISyariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah—menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Transformasi BRI: BRIVolution Reignite

Dalam bawah kepemimpinan Hery, BRI menetapkan BRIVolution Reignite sebagai arah strategis untuk memperkuat fondasi bisnis. Fokus utama adalah penguatan struktur pendanaan, percepatan digitalisasi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan bisnis inti dan inovatif. Seluruh inisiatif dijalankan dengan prinsip customer-centric, memastikan BRI tetap relevan di tengah dinamika ekonomi dan teknologi.

Rebranding BRI: Identitas Baru yang Tetap Berakar

Sebagai lanjutan dari transformasi, BRI meluncurkan rebranding pada 16 Desember 2025, bersamaan dengan hari jadinya yang ke-130. Inisiatif ini menghadirkan identitas yang lebih modern, universal, inklusif, dan dekat dengan kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia. Meski begitu, nilai-nilai utama seperti keberpihakan kepada rakyat, pemberdayaan UMKM, dan peran strategis sebagai agent of development tetap dipertahankan.

Hasil Keuangan BRI Tahun 2025

BRI mencatatkan laba bersih tahunan sebesar Rp57,13 triliun pada 2025, didorong oleh pendapatan bunga sebesar Rp207,78 triliun, naik 4,27% yoy. Kredit perseroan mencapai Rp1.521,49 triliun, meningkat 12,31% yoy. Total aset mencapai Rp2.135,37 triliun, sementara dana pihak ketiga mencapai Rp1.466,84 triliun dengan CASA sebesar 70,61%.

Keberhasilan Internasional dan Nasional

Selama satu tahun terakhir, BRI meraih 163 penghargaan dari lembaga nasional maupun internasional. Salah satu prestasi penting adalah masuk ke dalam Forbes Global 2000 sebagai perusahaan publik Indonesia peringkat ke-349 dari 2.000 perusahaan terbesar dunia.

“Brand idea kita adalah mendukung setiap ambisi nasabah di seluruh Indonesia, dan our brand personality itu sudah terpercaya namun progresif, ambisius namun penuh rasa hormat, aspiratif namun praktis, universal namun personal, dan kelas dunia namun sangat Indonesia,” ungkap Hery Gunardi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *