Official Announcement: Iran bantah serang negara Teluk saat gencatan senjata

Iran bantah serang negara Teluk saat gencatan senjata

Istanbul – Pada Jumat (10/4) dini hari, Iran menyangkal meluncurkan rudal atau drone ke negara-negara Teluk sejak masa gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) dimulai. Mereka juga menolak laporan media mengenai serangan baru terhadap fasilitas di sejumlah negara kawasan tersebut.

“Angkatan bersenjata Republik Islam Iran tidak melakukan peluncuran apa pun ke negara mana pun selama gencatan senjata hingga saat ini,” demikian isi pernyataan yang dikeluarkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui kantor berita Fars.

IRGC menyebutkan bahwa jika laporan tersebut benar, maka serangan itu adalah tindakan pihak yang mereka anggap sebagai “musuh Zionis” atau AS. Mereka menegaskan bahwa Iran hanya akan mengumumkan secara terbuka setiap serangan yang dilakukan pasukannya.

“Setiap tindakan yang tidak tercantum dalam pernyataan resmi Republik Islam Iran tidak ada kaitannya dengan kami,” tambah pernyataan tersebut.

Gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran

Pada Selasa (7/4), AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu yang dipertengah oleh Pakistan. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari perjanjian lebih luas untuk menghentikan konflik yang berlangsung sejak 28 Februari antara Washington dan Tel Aviv terhadap Teheran, yang telah menewaskan serta melukai ribuan warga.

Sejumlah pihak, termasuk Islamabad dan Teheran, menyatakan bahwa gencatan senjata mencakup Lebanon dan Washington. Namun, Tel Aviv membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa negara-negara seperti Lebanon dan Washington tidak terlibat dalam kesepakatan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *