Key Discussion: Perkuat Bisnis, Begini Strategi AZKO Sepanjang Tahun 2025
Perkuat Bisnis, Begini Strategi AZKO Sepanjang Tahun 2025
Jakarta — Tahun 2025 menjadi momen strategis bagi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) setelah 30 tahun berkiprah di industri ritel Indonesia. Perusahaan fokus pada penguatan basis bisnis melalui merek AZKO dan pengembangan portofolio baru, NEKA, untuk tetap relevan dan kompetitif di tengah perubahan pasar yang cepat. Dalam upaya ini, AHI juga memperluas jaringan ritel modern dengan menambah 27 toko AZKO, terdiri dari 13 di luar Pulau Jawa dan 12 di Pulau Jawa (tidak termasuk Jakarta), serta menjangkau 15 wilayah baru seperti Palu, Pematang Siantar, Palangka Raya, Bukittinggi, Kolaka, Abepura, dan Sorong, Papua.
Ekspansi dan Segmentasi Pasar
Hingga akhir 2025, AHI mengoperasikan 265 toko AZKO yang menyebar ke 90 kota, dengan 177 toko di Pulau Jawa dan 88 di luar wilayah tersebut. Seiring itu, kehadiran NEKA, penyedia kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup dengan harga terjangkau, mencerminkan upaya perusahaan untuk memperluas pasar ke daerah yang belum sepenuhnya didukung oleh ritel modern. Strategi ini menargetkan konsumen yang belum terakses secara optimal, sambil mempertahankan diferensiasi masing-masing merek dalam bisnis AHI.
“Transformasi yang dijalankan sepanjang 2025 menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan AHI ke depan. Melalui AZKO, kami terus memperkuat hubungan dengan pelanggan dengan solusi yang lebih sesuai kebutuhan mereka. Sementara itu, NEKA berperan sebagai bagian dari strategi kami untuk memperluas jangkauan ritel modern melalui konsep yang ramah dan praktis. Ke depan, ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas bisnis akan terus kami prioritaskan,” ujar Gregory S. Widjaja, Direktur AHI.
Program Sosial dan Lingkungan
Dalam mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan, AHI menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh operasionalnya. Berbagai inisiatif diluncurkan, seperti efisiensi energi di toko, pusat distribusi, dan alur logistik, serta peningkatan manajemen limbah melalui kerja sama dengan mitra yang terverifikasi. Selain itu, AHI mendorong partisipasi pelanggan dalam program BISA BAIK, yang kini beroperasi di 25 toko AZKO di 18 kota, termasuk Medan, Surabaya, Semarang, Bogor, dan Bandung.
Sejak tahun 2023, BISA BAIK telah mengumpulkan 6,3 ton sampah elektronik, berkontribusi pada pengurangan limbah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Program ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan. Di samping itu, AHI menjalankan inisiatif AZKO Berbagi Cahaya, yang menyalurkan lebih dari 5.500 lampu LED hemat energi ke berbagai wilayah, termasuk rumah warga, fasilitas umum, dan tempat ibadah. Penyaluran utamanya difokuskan pada daerah luar kota seperti Abepura, Sorong, Kolaka, Rantau Prapat, Pematang Siantar, dan Singaraja, Bali.
Komitmen Pemulihan Lingkungan
AHI juga meningkatkan upaya konseravasi melalui penanaman 4.300 pohon di tiga lokasi strategis, yaitu Kantor Pusat Jakarta Barat, Pusat Distribusi Jababeka, dan Cisauk, Tangerang. Proyek ini diduga mampu menyerap sekitar 1.539 ton CO₂ e berdasarkan pengukuran bersama mitra. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung target BAPPENAS dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Perspektif Masa Depan
Program AZKO Berbagi Cahaya akan terus dikembangkan hingga mencapai target 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik di 80 kota di Indonesia pada tahun 2030. Dengan pengembangan ini, AHI menunjukkan keberlanjutan komitmen terhadap lingkungan dan keberlanjutan bisnis di sektor ritel modern.