Historic Moment: Langkah kecil puskesmas bangun kepercayaan diri anak “down syndrome”
Langkah kecil puskesmas bangun kepercayaan diri anak “down syndrome”
Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan
Pada hari itu, mereka tidak hanya hadir sebagai pengunjung. Dengan peran baru, mereka mulai belajar memberikan layanan kepada pasien. Di tengah rutinitas puskesmas yang berjalan seperti biasa, kehadiran mereka menambah nuansa baru di setiap sudut ruangan. Anak-anak dengan down syndrome diberi kesempatan untuk merasakan menjadi “petugas” di Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan. Meski durasi aktivitasnya singkat, pengalaman tersebut tetap memiliki dampak jangka panjang dalam perjalanan kehidupan mereka.
Bagi sebagian orang mungkin ini hal sederhana, namun bagi mereka, ini adalah langkah awal untuk mengenal dunia yang lebih luas. Evi berdiri di salah satu sudut ruangan, sesekali mengamati tindakan tenaga kesehatan. Ia mencoba membantu dengan tugas-tugas kecil, mulai dari menyapa hingga mengikuti petunjuk petugas. Meski terlihat ragu, ia tetap berusaha menjalankan instruksi secara perlahan. Di sisi lain, Fauzi lebih tertarik pada kegiatan yang melibatkan gerakan fisik. Kehidupannya penuh dengan aktifitas seperti itu, membuatnya mampu beradaptasi cepat saat berpindah ruangan.
Sementara itu, Rafi tampak ceria saat mengikuti interaksi sosial. Ia antusias menikmati percakapan dan sesekali tersenyum ketika diajak berbicara. Meski berbeda dalam aktivitas yang dilakukan, mereka memiliki tujuan yang sama: memahami diri, potensi, dan masa depan. Dari tugas-tugas sederhana, mereka mulai mengenali peran serta tanggung jawab, meski masih dalam tahap awal.
Bagi sebagian orang mungkin ini hal sederhana, namun bagi mereka, ini adalah langkah awal untuk mengenal dunia yang lebih luas.