Key Strategy: Mendukbangga: Pembangunan keluarga libatkan seluruh siklus kehidupan

Mendukbangga: Pembangunan Keluarga Libatkan Seluruh Siklus Kehidupan

Jakarta – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menekankan bahwa pembangunan keluarga tidak terlepas dari peran seluruh tahapan kehidupan, terutama generasi muda yang harus diberikan pemahaman tentang ketahanan keluarga. Dalam pernyataannya melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat, Wihaji menjelaskan bahwa investasi dalam sumber daya manusia memerlukan pendekatan holistik yang meliputi fase pra-pernikahan hingga usia lanjut.

Kuliah Umum di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Bandung

Dalam acara kuliah umum bertajuk “Transformasi Kebijakan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menuju Indonesia Emas Tahun 2045” di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Bandung, Wihaji menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan wawasan tentang pembentukan keluarga yang tangguh. Acara tersebut juga dihadiri oleh Dekan FSH UIN Bandung, Fauzan Ali Rasyid, yang memandang perlu adanya peningkatan pemahaman tentang kebijakan nasional di bidang keluarga.

“Kami berupaya agar mahasiswa memahami bagaimana pembangunan keluarga dilakukan dari perspektif kebijakan nasional, sehingga mereka bisa menjadi bagian dari upaya menciptakan keluarga yang harmonis di tengah masyarakat,” ujar Fauzan.

Kemendukbangga/BKKBN dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung juga menandatangani perjanjian kerja sama untuk meningkatkan sinergi antara tiga pilar perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan keluarga. Langkah ini diharapkan memperkuat kemitrahan dalam memastikan keberlanjutan kebijakan kependudukan dan pembangunan keluarga, serta mengarahkan generasi muda menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada tujuan Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *