Meeting Results: Ini kata Seskab Teddy terkait tren ekonomi RI
Ini kata Seskab Teddy terkait tren ekonomi RI
Jakarta – Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa informasi terbaru menunjukkan ekonomi Indonesia bergerak ke arah positif. Ia menyoroti kemampuan daya beli masyarakat yang tetap terjaga meski menghadapi dinamika global yang kompleks. Pada pertemuan dengan media di Jakarta, Jumat, ia menyampaikan bahwa di tengah konflik internasional dan dampak perang di Timur Tengah, situasi ekonomi di Tanah Air tetap terkendali.
“Contohnya, meski banyak negara meningkatkan harga BBM akibat ketegangan global, Indonesia justru memutuskan tidak menaikkan harga BBM subsidi sama sekali,” ujar Teddy.
Menurutnya, data dari ahli ekonomi membuktikan bahwa perekonomian Indonesia cenderung optimis. Ia menambahkan bahwa stabilitas harga bahan pokok juga menjadi indikator penting. Dalam perayaan Lebaran dua tahun terakhir, harga kebutuhan pokok tetap terjaga, sekaligus pasokan barang terjamin.
Ketersediaan BBM dan kelancaran arus mudik selama Ramadan menjadi bukti lain kestabilan ekonomi. “Harga bahan pokok stabil, pasokan barang memadai, BBM tetap terjangkau, dan perjalanan mudik berjalan lancar. Fakta ini dapat diukur langsung di lapangan. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tambahnya.
Optimisme Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan keyakinan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menekankan bahwa dasar perekonomian dalam negeri yang kuat, khususnya konsumsi rumah tangga, menjadi faktor penentu utama. Konsumsi ini memberikan kontribusi sekitar 54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
“Untuk kuartal pertama 2026, kita optimis pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5 persen. Sementara di akhir tahun, proyeksi sebesar 5,4 persen sesuai APBN,” katanya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (9/4).