Meeting Results: Prancis buka opsi pengawalan di Selat Hormuz bersama negara lain
Prancis Buka Opsi Pengawalan Di Selat Hormuz Bersama Negara Lain
Istanbul – Menteri Pertahanan Prancis Catherine Vautrin menyatakan bahwa Prancis sedang merancang skema pengawalan kapal di Selat Hormuz dengan keterlibatan sekitar 20 negara. Menurutnya, inisiatif ini bertujuan untuk mengevaluasi cara kapal dapat melewati selat tersebut dengan bantuan pengawalan jika situasi mengharuskannya.
“Proses perencanaan saat ini sedang dijalankan oleh Prancis, melibatkan sekitar 20 negara, untuk menilai bagaimana kapal bisa melintasi Selat Hormuz dengan dukungan pengawalan jika diperlukan,” kata Vautrin kepada penyiar LCI, Jumat.
Vautrin menegaskan bahwa prioritas utamanya tetap pada kebebasan navigasi, dengan mengandalkan koordinasi diplomatik dengan seluruh pemangku kepentingan, seperti perusahaan pelayaran dan asuransi. Ia juga menjelaskan bahwa inisiatif ini dikembangkan bersama mitra negara sebagai bagian dari upaya menyeluruh untuk melindungi jalur laut internasional.
Selat Hormuz, yang merupakan jalur kritis untuk perdagangan global, masih menjadi titik perhatian utama. Sebab, selat ini menangani sekitar 20 persen arus komoditas dunia. Vautrin menyoroti tingkat ketegangan di wilayah tersebut, mengatakan gencatan senjata saat ini terasa sangat rapuh.
Ketegangan semakin memanas setelah Serangan Bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang mengakibatkan lebih dari 3.000 korban, termasuk kepemimpinan tertinggi Iran, Ali Khamenei. Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang mengarah ke Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Dalam konteks ini, Iran juga memperketat pergerakan kapal melalui Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump, pada Selasa (7/4), mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan, menyebutkan bahwa Iran telah menawarkan proposal 10 poin yang dianggap “dapat dijalankan”. Ia berharap negosiasi akan menentukan apakah kesepakatan jangka panjang dapat dicapai.