Ada Apa Honda? Penjualan Tiga Bulan Berturut-turut Jeblok Terus

Ada Apa Honda? Penjualan Tiga Bulan Berturut-turut Jeblok Terus

Seiring berjalannya waktu, Honda mengalami penurunan penjualan di pasar otomotif dalam negeri. Dalam tiga bulan terakhir, yaitu Januari hingga Maret 2026, angka penjualan terus menurun dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Januari 2026 mencatatkan penjualan sebanyak 4.016 unit, yang jauh lebih kecil dari 7.276 unit pada Januari 2025.

Penurunan ini berlanjut ke bulan Februari, di mana jumlah unit yang terjual hanya mencapai 5.385. Angka tersebut kurang dari 8.757 unit yang tercatat pada Februari 2025. Tren negatif terus berlanjut di Maret 2026, dengan penjualan Honda berjumlah 4.129 unit, dibandingkan 6.303 unit pada Maret 2025.

Langkah penurunan ini membuat Honda semakin tertinggal dalam persaingan pasar. Pada awal 2026, merek tersebut bahkan keluar dari lima besar penjual teratas. Penantang baru, termasuk merek asal Tiongkok, mulai menduduki posisi yang sebelumnya dijaga Honda. Perubahan preferensi pelanggan menjadi faktor utama.

Segmen utama Honda, seperti LCGC dan SUV kompak, menghadapi persaingan ketat. Kompetitor dari Jepang serta pemain lokal dengan harga lebih kompetitif mengurangi daya tarik produk Honda. Jika kondisi ini tidak berubah, Honda bisa kehilangan pangsa pasar yang selama ini kuat di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *