Key Discussion: Alasan Melania Tiba-tiba Bantah ‘Dijual’ Epstein ke Trump
Alasan Melania Tiba-tiba Bantah ‘Dijual’ Epstein ke Trump
Kamis (8/4) waktu setempat, Ibu Negara AS Melania Trump (55) mengeluarkan pernyataan resmi di Gedung Putih, Washington DC, yang menarik perhatian publik. Dalam wawancara dengan CNN, Melania menolak tuduhan bahwa dirinya menjadi korban dari skandal yang melibatkan Jeffrey Epstein. “Kebohongan yang menghubungkan saya dengan Jeffrey Epstein harus diakhiri hari ini,” ujarnya, seperti yang dilaporkan media.
“Orang-orang yang menyebarkan berita palsu tentang saya tidak memiliki etika, kerendahan hati, atau rasa hormat,” imbuh Melania, mantan model yang kini dikenal sebagai istri mantan presiden.
Melania juga berupaya memisahkan diri dari lingkaran kasus seksual Jeffrey Epstein, yang telah dihukum. Ia meminta Kongres AS mengadakan sidang terbuka untuk mendengar kesaksian para korban. “Saya tidak pernah berteman dengan Epstein. Donald dan saya hanya diundang ke acara yang sama karena tumpang tindih dalam lingkaran sosial yang umum di New York City dan Palm Beach,” jelasnya.
“Untuk memperjelas, saya tidak punya hubungan dengan Epstein atau Ghislaine Maxwell,” tambah Melania.
Respons dari Pihak Gedung Putih
Pernyataan Melania memicu perdebatan di antara pejabat di Gedung Putih. Ada yang merasa kejutan, sementara yang lain menganggapnya sudah diharapkan. Seorang sumber menyebut bahwa Trump sebelumnya mengetahui keputusan istri beliau untuk berbicara. Namun, kepada MSNOW, Trump mengklaim tidak tahu apa pun hingga pernyataan tersebut muncul.
“Melania tidak politis. Ia tidak peduli dengan sudut pandang politik, tapi melihat informasi ini memperkuat cerita dan ingin menjawabnya,” kata pejabat yang tidak menyebutkan identitas.
Seorang sumber dekat mengatakan bahwa Melania semakin frustrasi dengan berita yang mengaitkan dirinya dengan Epstein. Pernyataan ini dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman. Selain itu, penjelasan tersebut dianggap membantu melindungi reputasi Melania dari tuduhan terkait kasus tersebut.
“Ibu Negara Melania Trump berbicara sekarang karena ‘cukup sudah cukup’. Kebohongan harus dihentikan. Waktu sekarang tepat untuk fokus pada pencapaian luar biasa beliau,” tutur Marc Beckman, penasihat senior.