Meeting Results: Kata-kata Gennaro Gattuso setelah Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Kata-kata Gennaro Gattuso setelah Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Kekecewaan Pelatih Timnas Italia Usai Kekalahan dari Bosnia Herzegovina
Tim nasional Italia mengalami kekalahan telak dalam laga penentuan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, yang berujung pada gagalnya memperoleh tiket ke kompetisi internasional tersebut. Kekalahan ini menandai kegagalan kedua negara ini dalam mencapai ajang besar sepak bola, setelah sebelumnya tidak berhasil di Piala Dunia 2018 dan 2022.
Setelah diangkat sebagai pelatih baru pada bulan Juni 2025, Gennaro Gattuso diberikan tugas berat untuk memastikan Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, ia tampil emosional dan menyampaikan kekecewaan yang dalam.
“Para pemain tidak pantas kalah dalam kondisi seperti ini,” ungkap Gattuso kepada RAI, seperti dilaporkan Reuters. Ia menekankan bahwa timnya telah berusaha sekuat tenaga, meski hasilnya belum sesuai harapan.
Di sela-sela pengakuan, Gattuso mengungkapkan bahwa timnya terus-menerus menghadapi tantangan di lapangan. “Kami bermain dengan 10 pemain, tiga peluang besar, dan lawan hanya jarang mengancam,” katanya sambil mata berkaca-kaca.
“Mohon maaf, ini sepak bola dan saya bangga dengan para pemain,” tutur pelatih berusia 44 tahun tersebut. Ia juga menyesal karena hasil ini mengenaskan, terutama bagi seluruh bangsa Italia dan penggemar sepak bola.
Gattuso tidak menyembunyikan rasa tidak adil dalam keputusan wasit terhadap pelanggaran yang dilakukan bek Bosnia, Tarik Muharemovic, di tepi kotak penalti. “Saya ingin membicarakan semua hal, tapi hari ini tidak adil,” katanya. Kekecewaan dan permintaan maaf menjadi tema utama pernyataannya.
Di akhir sesi, pelatih mantan pemain AC Milan itu mengingat perjalanan panjang dalam dunia sepak bola. “Saya sudah bertahun-tahun berada di sana, kadang bahagia, dan hari ini kecewa,” ujarnya. “Ini sulit diterima, mereka juga mengejutkan saya dengan semangat yang ditunjukkan.”