KPK bawa 12 pejabat ke Surabaya usai OTT Bupati Tulungagung

KPK Antar 12 Pejabat ke Surabaya untuk Pemeriksaan lanjutan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap 12 pejabat Pemkab Tulungagung, Jawa Timur, di Surabaya setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Rombongan diberangkatkan dari Mapolres Tulungagung pada hari Sabtu pagi, sekitar pukul 06.33 WIB, dengan bus Harapan Jaya yang dikawal oleh petugas kepolisian.

Sebelumnya, sejumlah besar pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK hampir 12 jam sejak sore hari Jumat (10/4). Dalam pemeriksaan tersebut, para pejabat diberi kesempatan untuk diperiksa terkait kasus korupsi yang diselidiki.

Dari daftar pejabat yang dibawa, terdapat beberapa perwira seperti Kabag Kesra, Kabag Pemerintahan, Kabag Umum, dan Kabag Prokopim. Selain itu, juga termasuk Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Pertanian, Kepala BPKAD, serta Kepala Bakesbangpol. Ada pula staf pemerintahan dan ajudan bupati yang turut diperiksa.

Berdasarkan informasi, para pejabat yang tidak ikut diterbarkan ke Surabaya telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan awal. KPK terus menggarap penyelidikan di Kantor Dinas PUPR Tulungagung sebagai bagian dari investigasi. Namun, sampai saat ini, lembaga anti korupsi tersebut belum merilis detail lengkap mengenai konstruksi kasus maupun daftar tersangka.

Daftar Pejabat yang Dibawa KPK ke Surabaya

1. Kabag Kesra, Makrus Manan

2. Kabag Pemerintahan, Arif Efendi

3. Kabag Umum, Yulius Rama Isworo

4. Kabag Prokopim, Aris Wahyudiono

5. Kepala Satpol PP Tulungagung, Hartono

6. Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto

7. Kepala BPKAD Tulungagung, Dwi Hari

8. Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto

9. Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin

10. Anggota DPRD Tulungagung, Jatmiko (adik kandung Gatut Sunu Wibowo)

11. Ajudan Bupati Tulungagung, Dwi Yoga Ambal

12. Staf Pemerintahan, Oki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *