Latest Program: Apa Syarat Berat Netanyahu untuk Negosiasi dengan Lebanon?

Apa Syarat Berat Netanyahu untuk Negosiasi dengan Lebanon?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menetapkan kondisi ketat dalam pembicaraan gencatan senjata dengan Lebanon, setelah konflik yang berlangsung intens beberapa hari terakhir. Ia mengusulkan bahwa milisi Hizbullah di Lebanon harus melakukan pelucutan senjata secara lengkap sebelum negosiasi dimulai. “Perundingan akan memfokuskan pada penarikan senjata Hizbullah dan pembentukan perdamaian antara Israel dan Lebanon,” ujar Netanyahu, Jumat (10/4).

Respons dari Hizbullah

Ali Fayyad, anggota parlemen dari Hizbullah, menolak ide negosiasi langsung dengan pihak Israel. Milisi tersebut juga menyatakan bahwa pemerintah Lebanon harus menetapkan gencatan senjata sebagai syarat utama sebelum langkah lebih lanjut diambil. Mereka menekankan bahwa kondisi ini harus dipenuhi sebelum mengakhiri perang.

Pembicaraan Diplomatik dijadwalkan 14 April

Pembicaraan damai antara Israel dan Lebanon rencananya akan dimulai pada Selasa (14/4), dengan Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, dan Duta Besar Lebanon untuk Amerika Serikat, Nada Hamadeh Moawad, sebagai pihak utama. Duta Besar AS untuk Lebanon, Michael Issa, akan berperan sebagai mediator. Sementara itu, Israel terus melakukan pengeboman terhadap Lebanon, meskipun kedua belah pihak sama-sama ingin menyelesaikan konflik secara diplomatis.

Histori Perang dan Gencatan Senjata

“Negosiasi akan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah dan membangun hubungan damai antara Israel dan Lebanon,”

Sebelumnya, Israel dan Lebanon sempat mencapai gencatan senjata pada November 2024, dengan beberapa poin kesepakatan termasuk penghentian pertempuran, penarikan pasukan Israel dari zona tertentu, serta pelucutan senjata Hizbullah. Namun, selama periode gencatan tersebut, Israel terus menggempur Lebanon, sehingga membuat kondisi perundingan kembali tidak stabil. Serangan terbaru dianggap sebagai upaya untuk mengganggu negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Pakistan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *