Meeting Results: Dorong Kemandirian Pangan Berbasis Komunitas, Zulhas Lakukan Hal Ini

Dorong Kemandirian Pangan Berbasis Komunitas, Zulhas Lakukan Hal Ini

Kunjungan ke Makam KH. Abdurrahman Wahid

Di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengunjungi makam mantan Presiden keempat, KH. Abdurrahman Wahid, yang berada di Pesantren Tebu Ireng. Aktivitas ini juga melibatkan pertemuan dengan para pemimpin pondok pesantren guna membahas peningkatan ketahanan pangan nasional. Zulhas menganggap kunjungan ini sebagai momen untuk mengingat kembali bahwa kebutuhan makanan tidak hanya tentang produksi, tetapi juga berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Nilai-nilai tersebut dianggap penting dalam mendukung kebijakan pangan yang adil dan inklusif. Pada kesempatan tersebut, Zulhas bertemu dengan Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz. Dia menekankan peran pesantren dalam mendorong kemandirian pangan berbasis komunitas, seperti melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan kebersamaan masyarakat.

“Kita masih dan akan terus mempercepat implementasi MBG di pesantren, sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi santri dan penguatan ketahanan pangan,” ujar Zulhas, Sabtu (11/4/2026).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu inisiatif pemerintah untuk memastikan ketersediaan gizi bagi santri sekaligus memperkuat ekosistem pangan. Selain itu, Zulhas juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik yang bisa mengganggu rantai pasok.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kita harus memperkuat kemandirian pangan nasional. Pemerintah tidak bisa berjalan sendirian, perlu sinergi dengan ulama dan masyarakat,” tambahnya.

Menurut Zulhas, kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama antara pemerintah dan pesantren dalam membangun sistem pangan yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan. Upaya ini sejalan dengan penguatan program pemberdayaan pesantren dalam bidang pangan. Dengan memadukan pendekatan lokal dan nasional, Zulhas optimis mampu mencapai kemandirian makanan yang lebih kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *