What Happened During: Habib Beye lega Marseille akhiri rentetan kekalahan

Habib Beye Lega Marseille Akhiri Rentetan Kekalahan

Jakarta – Habib Beye, pelatih Olympique de Marseille (OM), merasa lega setelah timnya mengakhiri rangkaian kekalahan beruntun dengan kemenangan 3-1 atas Metz dalam pertandingan Ligue 1 2025/2026 di Stadion Orange Velodrome, Marseille, Jumat (10/4) waktu setempat.

Perasaan senang terasa karena momentum negatif yang terjadi setelah dua kekalahan beruntun. Kami tidak bisa menerima situasi tersebut, bahkan penggemar juga mengharapkan perubahan,

Beye, yang berusia 48 tahun, mengatakan bahwa pertandingan melawan Metz cukup berat, terutama di babak pertama, meskipun tim berhasil mencetak gol di menit ke-13 melalui Pierre Emerick Aubameyang. “Seharusnya kami bisa mencetak satu gol lagi. Tim sedikit tegang. Namun, gol ketiga datang di akhir pertandingan. Selisih gol positif. Tiga poin ini memberi kami kepuasan yang nyata,” tambahnya.

Kemenangan ini membawa OM ke posisi ketiga klasemen sementara Ligue 1 musim ini dengan total 52 poin dari 29 laga, tertinggal 11 poin dari Paris Saint-Germain yang berada di puncak. Hasil tersebut juga memutus rentetan tiga kekalahan beruntun Marseille di Ligue 1, setelah sebelumnya kalah dari AS Monaco dan Lille.

Dalam pertandingan tersebut, OM meraih kemenangan berkat gol Aubameyang, Igor Paixao (48′) dan Hamed Traore (90+3′), sedangkan Metz sempat memperkecil ketertinggalan melalui Giorgi Tsitaishvili (49′). Beye menegaskan bahwa level permainan Marseille terus meningkat sejak kekalahan dari AS Monaco pekan lalu. “Anda selalu bisa berharap kualitas yang lebih baik dalam pertandingan, tetapi dalam pertandingan terakhir, Anda harus menang. Anda harus menghargai kemenangan, kemenangan yang tidak mudah diraih,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *