Sumber Kehidupan Timur Tengah Lenyap – Rasulullah Sudah Peringatkan
Sumber Kehidupan Timur Tengah Lenyap, Rasulullah Sudah Peringatkan
Dua sungai utama, Eufrat dan Tigris, telah menjadi simbol kehidupan peradaban awal manusia selama ribuan tahun. Wilayah yang dikelilingi oleh kedua sungai ini, kawasan Mesopotamia, dikenal sebagai tempat berkembangnya kota-kota kuno seperti Uruk dan Babilonia. Kota-kota tersebut kini berada di wilayah Irak modern. Namun, kondisi terkini mengungkapkan ancaman serius terhadap keberadaan kedua sungai tersebut.
Kondisi ini menarik perhatian karena sungai-sungai ini bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi penggerak kehidupan jutaan orang di Timur Tengah. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa aliran Eufrat dan Tigris telah menurun hampir setengahnya dalam beberapa dekade. Dari data citra satelit, tercatat hilangnya 144 kilometer kubik air tawar dalam waktu sepuluh tahun, mulai 2003 hingga 2013.
Peringatan dari Rasulullah
“Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkap gunung emas sehingga manusia menjadi saling berperang dan saling membunuh untuk mendapatkannya” (HR. Muslim No. 2894).
Kementerian Sumber Daya Air setempat melalui laporan pada 2021 memperingatkan bahwa kedua sungai bisa mengering pada 2040. Penurunan permukaan air serta dampak perubahan iklim menjadi penyebab utama mengeringnya aliran sungai tersebut. Hal ini diungkapkan oleh IFL Science, Jumat 3 April 2026.
Menurut laporan, wilayah sekitar sungai-sungai ini kini bergantung pada sistem air tersebut. Diperkirakan 60 juta orang mengandalkan Eufrat dan Tigris untuk kebutuhan hidupnya, khususnya di Turki dan Irak. Jika sumber air ini lenyap, dampaknya akan sangat besar terhadap populasi yang tinggal di sepanjang aliran sungai.