Latest Program: Dirut ASDP: Kolaborasi sukseskan pengelolaan Angkutan Lebaran 2026
Dirut ASDP: Kolaborasi sukseskan pengelolaan Angkutan Lebaran 2026
Jakarta – Perjalanan mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah tahun ini dinilai berhasil karena dukungan sinergi dari berbagai pihak. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengungkapkan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi faktor utama dalam memastikan kegiatan angkutan lebaran berjalan stabil dan terkendali. Ia menekankan peran ASDP, Kementerian Perhubungan, TNI/Polri, KSOP, BPTD, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga konsistensi layanan.
“Kepuasan masyarakat menjadi bukti kolaborasi yang solid. Kami berterima kasih atas kontribusi semua pihak yang memastikan akses transportasi tetap optimal meski tingkat mobilitas meningkat drastis,” ujar Heru dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu.
Persiapan menghadapi arus mudik 2026 telah dimulai sejak awal. ASDP menerapkan strategi terukur di empat titik utama, yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk. Taktik ini melibatkan pengaturan kapasitas armada secara dinamis, dengan dukungan sistem operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) yang mempercepat siklus layanan. Selain itu, area penungguan di pelabuhan diperkuat, serta jumlah personel ditingkatkan untuk menghadapi lonjakan penumpang.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyoroti kebijakan tarif tunggal yang disertai diskon sebagai alat manajemen arus transportasi. Data hingga 31 Maret 2026 pukul 23.59 WIB menunjukkan stimulus mencapai Rp30,05 miliar atau 84,52 persen dari target, dengan respons masyarakat mencapai 116,92 persen. “Masyarakat antusias mengakses layanan ini, mencerminkan keberhasilan kebijakan yang memudahkan perjalanan,” jelasnya.
Digitalisasi menjadi pilar utama peningkatan kualitas layanan. Platform Ferizy yang terintegrasi mampu mengatur aliran kendaraan dan penumpang lebih terorganisir, sekaligus mengurangi antrian selama masa puncak. Data kumulatif menunjukkan total penumpang di 15 lintasan nasional mencapai 4.722.213 orang, naik 6,6 persen dibanding tahun lalu sebanyak 4.430.006 orang. Jumlah kendaraan juga meningkat 8 persen, mencapai 1.215.273 unit dari 1.125.178 unit periode sama tahun sebelumnya.
Komitmen ASDP terus meningkatkan standar operasional melalui inovasi. Windy menyatakan upaya ini memastikan pengguna jasa tetap mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman, dan terjamin. Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan semua moda transportasi, termasuk laut, berjalan optimal. Ia menjamin tidak ada hambatan signifikan baik saat arus mudik maupun arus balik.
Hasil survei independen dari ITS, KedaiKOPI, dan Indikator memperkuat kesuksesan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026. Laporan ITS mencatat indeks kepuasan masyarakat (IKM) naik 3,45 poin menjadi 82,15 (kategori baik). KedaiKOPI mencatat 88,8 persen responden puas dengan manajemen mudik, sementara Indikator mencatat 85,3 persen pengguna menyatakan kepuasan terhadap pengalaman perjalanan.