New Policy: Lemhannas minta pemerintah jamin keselamatan prajurit TNI di Lebanon

Lemhannas minta pemerintah jamin keselamatan prajurit TNI di Lebanon

Jakarta, Sabtu – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia mengusulkan kepada pemerintah untuk menjamin keselamatan prajurit TNI yang berpartisipasi dalam misi perdamaian bersama PBB di Lebanon. Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa keamanan personel TNI menjadi prioritas agar misi di Lebanon dapat berjalan sukses.

“Saya rasa pasti para prajurit kita akan terjaga keselamatannya, dan pemerintah Indonesia terus melakukan evaluasi,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat.

Kemajuan TNI dalam Misinya

Ace menyampaikan bahwa Indonesia telah menunjukkan reputasi yang baik dengan diberi kesempatan oleh PBB untuk memainkan peran dalam menciptakan perdamaian di Lebanon. Kehadiran TNI di sana, menurutnya, telah dijalankan secara efektif, terbukti dari prestasi yang diraih selama ini. Namun, ia juga menyoroti kejadian penurunan kinerja saat tiga prajurit TNI gugur beberapa waktu lalu. “Dari situ, kami perlu mengevaluasi keterlibatan TNI dalam satuan UNIFIL,” tambah Ace.

Rekomendasi Evaluasi yang Tegas

Ace berharap pemerintah bersikap tegas terhadap hasil investigasi PBB yang mengungkap penyebab serangan yang mengakibatkan kematian prajurit TNI tersebut. Ia meyakini bahwa dengan evaluasi menyeluruh, kebijakan yang tepat akan dikeluarkan untuk melindungi keselamatan para penjaga keamanan serta memastikan kelanjutan misi perdamaian di Lebanon.

“Secara umum, Lemhannas ingin memastikan bahwa perlindungan bagi para prajurit itu benar-benar terjaga,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *