Key Strategy: Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Ondel-ondel Ngamen
Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Ondel-ondel Ngamen
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan bahwa penggunaan ondel-ondel untuk mengamen di jalan akan dibatasi. Ia meminta Satpol PP mengawasi dan menindak jika ditemukan pelanggaran. Menurutnya, ondel-ondel adalah simbol budaya Betawi yang wajib dijaga. “Kami sudah membuat keputusan untuk melarang ondel-ondel di jalanan karena ini adalah trademark atau ikon Jakarta,” ujarnya di Lapangan Banteng, seperti dilaporkan DetikNews, Sabtu (11/4).
“Untuk ondel-ondel, kami sudah membuat keputusan untuk melarang ondel-ondel di jalanan karena ondel-ondel itu adalah trademark atau ikon Betawi, ikon Jakarta,” kata Pramono di Lapangan Banteng, yang dikutip dari DetikNews, Sabtu (11/4).
Pramono menekankan bahwa larangan akan diberlakukan setelah sosialisasi selesai. Ia ingin memberikan edukasi terlebih dahulu kepada para pengamen yang menggunakan ondel-ondel. “Kami akan memberikan edukasi, dan saya minta Satpol PP untuk melarang di tempat-tempat seperti itu,” jelasnya.
“Kami akan memberikan edukasi, dan saya minta Satpol PP untuk melarang di tempat-tempat seperti itu,” pungkas Pramono.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi DKI belum menerapkan sanksi tegas. Fokus utama adalah membangun kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai budaya Betawi. “Untuk sanksi belum, tapi yang jelas pasti akan dilarang,” tambahnya.
“Untuk sanksi belum, tapi yang jelas pasti akan dilarang,” imbuh Pramono.
Ke depan, Pramono berencana meningkatkan peran ondel-ondel dalam perayaan Jakarta, khususnya dalam acara ulang tahun kota. “Nanti pada saat 500 tahun Jakarta, ondel-ondel akan kami buat lebih meriah,” pungkasnya.