New Policy: Tinjau WFH di Kota Bogor, Wamendagri Bima Apresiasi Pengawasan Digital ASN

Tinjau WFH di Kota Bogor, Wamendagri Bima Apresiasi Pengawasan Digital ASN

Inspeksi Kebijakan WFH di Kota Bogor

Pada Jumat (10/4/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melakukan peninjauan terkait penerapan kebijakan kerja dari rumah (WFH) di Kota Bogor. Dalam kunjungan tersebut, ia menyatakan bahwa implementasi WFH tidak menghambat layanan publik, sebab unit-unit di tingkat kecamatan dan kelurahan tetap beroperasi secara langsung.

Manfaat Pengawasan Digital ASN

Wamendagri Bima Arya memberikan apresiasi terhadap efektivitas pengawasan berbasis teknologi yang diterapkan dalam kebijakan WFH. Menurutnya, sistem ini memastikan kinerja aparatur sipil negara (ASN) tetap terpantau meskipun bekerja di rumah. “Poin utama adalah mekanisme pengawasan yang solid, berkat adanya aplikasi e-kinerja yang digunakan oleh Pemerintah Kota Bogor,” ujarnya.

“Penggunaan aplikasi ini memungkinkan kehadiran ASN tercatat berdasarkan titik koordinat domisili, sehingga aktivitas kerja tetap terukur dan memengaruhi penilaian kinerja secara langsung,” tambah Bima Arya.

Monitoring terhadap ASN juga dilakukan secara bertahap, mulai dari atasan langsung hingga instansi pusat. Sistem ini juga menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan. Selain itu, kebijakan WFH dinilai bisa mengoptimalkan penggunaan anggaran, berdasarkan estimasi awal, penghematan diperkirakan mencapai sekitar Rp900 juta per bulan.

Evaluasi untuk Produktivitas Optimal

Wamendagri menegaskan bahwa meski ada efisiensi anggaran, evaluasi terus dilakukan untuk memastikan produktivitas ASN tidak menurun. Ia menekankan bahwa kinerja aparatur tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *