Key Issue: Deretan 10 Orang Terkaya RI, Ada Old Money Hingga Pendatang Baru

Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia 2025: Kekayaan Berubah, Wajah Baru Muncul

Indonesia melihat pergeseran signifikan dalam daftar orang terkaya seiring berkembangnya sektor teknologi. Sebelumnya, industri pertambangan dan makanan mendominasi, tetapi kini perusahaan-perusahaan inovatif mulai mengisi peringkat. Perubahan ini dipengaruhi oleh kombinasi kondisi pasar, dinamika bisnis, dan faktor pribadi. Kekayaan para pengusaha biasanya dihitung berdasarkan saham yang mereka miliki, sehingga fluktuasi harga saham langsung memengaruhi posisi mereka.

Ekspansi ke bidang baru, peningkatan permintaan, atau inovasi produk bisa meningkatkan nilai perusahaan. Sebaliknya, skandal, penurunan kinerja, atau dampak teknologi yang mengubah industri bisa mengurangi kekayaan. Selain itu, transaksi seperti penjualan saham, merger, akuisisi, atau pembelian aset besar juga berperan dalam mengubah total kekayaan. Warisan dan distribusi harta keluarga pun menjadi faktor penting dalam menentukan peringkat.

Pemimpin Peringkat 2025

Di tahun 2025, dua tokoh, Robert Budi Hartono dan Michael Hartono, tetap menjadi orang terkaya Indonesia dengan kekayaan bersih mencapai US$22,4 miliar serta US$21,5 miliar, secara bersama-sama. Namun, setelah Michael Hartono meninggal dunia di Singapura pada 19 Maret 2026 dalam usia 86 tahun, peringkat tersebut mengalami perubahan. Sebelumnya, ia bersama Robert Budi Hartono menguasai daftar, tetapi kini pergeseran terjadi.

Di urutan kedua, pengusaha energi terbarukan Prajogo Pangestu mengisi peringkat dengan kekayaan US$39,8 miliar. Dalam posisi ketiga, kekayaan Widjaja Family (Grup Sinar Mas) mencapai US$28,3 miliar. Posisi keempat ditempati Low Tuck Kwong, pemain utama industri energi, sedangkan Anthony Salim (Indofood) berada di peringkat kelima dengan kekayaan US$8,2 miliar.

Kenaikan Sudden: Dua Pendatang Baru Masuk Top 10

Kemunculan dua wajah baru dalam daftar konglomerat menarik perhatian. Otto Toto Sugiri, pendiri PT DCI Indonesia Tbk (DCII), masuk dalam 10 besar dengan kekayaan bersih US$11,3 miliar. Sementara Marina Budiman, salah satu pendiri perusahaan pusat data DCII, menggeser peringkat dengan kekayaan mencapai US$8,2 miliar. Keduanya membuktikan bahwa sektor teknologi semakin menjadi pusat perhatian.

CNBC INDONESIA RESEARCH [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *