Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut Pelajar di Flyover Tangerang – Polisi Ungkap Penyebab Awal
Kronologi Kecelakaan Maut Pelajar di Flyover Tangerang, Polisi Ungkap Penyebab Awal
Kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar terjadi di Flyover Green Lake, Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Jumat (10/4) sekitar pukul 18.50 WIB. Polisi sedang menyelidiki penyebab awal insiden tersebut, dengan dugaan korban melaju dengan kecepatan tinggi sebagai faktor utama.
Korban, seorang pelajar bernama RP (16) dari Karang Tengah, Kota Tangerang, mengendarai sepeda motor Honda Vario berplat nomor B 3253 CIN. Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan milik RP hilang kendali saat melewati jalan layang. Motor tersebut tiba-tiba oleng dan menabrak beton pembatas jalan, menyebabkan korban terpental ke bawah flyover.
Korban mengalami cedera serius di bagian kepala dan wajah, serta telinga mengeluarkan darah. Warga dan saksi segera memberikan pertolongan pertama sebelum korban dievakuasi ke RSU Bhakti Asih Ciledug. Meski mendapatkan perawatan intensif, nyawa RP tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Keterangan Saksi dan Barang Bukti
Pihak kepolisian telah mengamankan sepeda motor korban sebagai barang bukti. Dua saksi di lokasi, yakni MKN (26) dan AS (41), dimintai keterangan untuk memperjelas peristiwa. Selain itu, kondisi jalan dan teknis kendaraan juga menjadi fokus investigasi.
Korban melaju seorang diri dari arah Metland menuju kawasan Green Lake. Saat melewati Flyover Green Lake, kendaraan Honda Vario miliknya kehilangan kendali, menyebabkan tabrakan keras dengan pembatas jalan. Benturan itu memicu korban terlempar ke bawah flyover, yang memiliki ketinggian signifikan.
Pola lalu lintas di area tersebut menjadi perhatian, terutama karena permukaan aspal di Jalan Matraman Raya tidak rata. Kecelakaan ini memperkuat pesan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya di jalur layang.
Pelajar lainnya yang terlibat kecelakaan di Jakut dengan truk trailer di Jalan Raya Jampea, Koja, juga sedang dalam penyelidikan polisi. Kedua insiden menjadi pengingat bagi pengendara untuk tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.