Topics Covered: Saham Terbang 40%, Bos Bank Mega Ungkap Penyebabnya
Saham Terbang 40%, Bos Bank Mega Ungkap Penyebabnya
Jakarta, 31 Maret 2026
Di Jakarta, saham perusahaan PT Bank Mega Tbk. (MEGA) mencatatkan kenaikan signifikan, berbeda dengan saham perbankan besar di Indonesia. Dalam periode ini, nilai saham MEGA telah naik hampir 38,72% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Terakhir, saham tersebut ditutup di harga 4.550 per lembar, dengan rekor tertinggi mencapai 5.150 per saham pada bulan Februari lalu.
Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib, menjelaskan bahwa pergerakan harga saham dipengaruhi oleh beberapa langkah strategis yang diambil oleh perusahaan. “Setelah informasi terbuka bahwa Bank Mega akan membagikan dividen tunai dan saham bonus dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) hari ini, terjadi lonjakan harga saham yang cukup signifikan,” katanya di Auditorium Bank Mega, Selasa (31/3/2026).
“Kenaikan tersebut terutama didorong oleh dua faktor, yaitu pengumuman dividen tunai dan distribusi saham bonus,” ujar Kostaman.
Pembagian dividen tunai tahun buku 2025 mencapai Rp2 triliun atau setara Rp171,95 per saham. Jumlah ini meningkat 91,82% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan juga akan membagikan saham bonus senilai Rp5,87 triliun, berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham). Total saham bonus yang diberikan adalah 11,74 miliar lembar, dengan rasio 1:1 berdasarkan kepemilikan saham masing-masing pemegang.
Langkah tersebut telah disepakati dalam RUPST yang diadakan di Menara Bank Mega, Jakarta. Kostaman menegaskan bahwa informasi tentang pembagian dividen dan saham bonus menjadi faktor utama yang memengaruhi nilai pasar perusahaan.