Historic Moment: Prabowo Minta Maaf Belum Bisa Bawa Silat RI ke Olimpiade
Prabowo Minta Maaf Belum Bisa Bawa Silat RI ke Olimpiade
Dalam acara Musyawarah Nasional organisasi pencak silat nasional, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan rasa penyesalan atas keterlambatan membawa pencak silat ke ajang Olimpiade. Ia mengakui bahwa sampai saat ini, target tersebut belum tercapai meskipun telah menjadi prioritas selama bertahun-tahun.
Target Internasionalisasi Silat Tidak Mudah
Prabowo menjelaskan bahwa proses mempertandingkan pencak silat di Olimpiade memerlukan banyak aspek yang harus dipenuhi. “Saya minta maaf belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade,” ujarnya. Meski demikian, ia tetap optimis tentang masa depan cabang olahraga ini di tingkat global.
“Kita berharap pencak silat akan masuk Olimpiade, kita yakin akan masuk,” tambah Prabowo.
Menurutnya, menjaga kemurnian ilmu dan nilai pencak silat lebih penting daripada terburu-buru mengikuti tren internasional. “Obsesi kita harus menjaga mutu kemurnian daripada pencak silat itu sendiri,” kata Prabowo.
Daya Tarik Global Silat Indonesia
Prabowo menyoroti bahwa pencak silat Indonesia telah menarik perhatian negara-negara lain. Ia menyatakan bahwa kemurnian ilmu menjadi daya tarik utama. “Kalau ilmunya murni, saudara-saudara dari mana-mana akan datang belajar,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan negara seperti Vietnam dan Thailand dalam mengembangkan pencak silat adalah hasil dari peran Indonesia sebagai pelatih. “Kita dulu yang melatih Vietnam, Thailand, akhirnya mereka jadi hebat dan pernah kalahkan kita, tidak apa-apa karena itu tugas seorang guru,” ungkap Prabowo.
Keyakinan pada Generasi Penerus
Prabowo percaya bahwa generasi penerus akan mampu mewujudkan mimpi besar tersebut. “Saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade,” tutupnya.
Hingga kini, pencak silat belum pernah dipertandingkan secara resmi sebagai cabang olahraga peraih medali di Olimpiade. Namun, upaya terus dilakukan, termasuk saat Olimpiade Paris 2024 lalu, di mana silat ditampilkan dalam eksibisi untuk meningkatkan pengakuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).