New Policy: Israel Tembak Rudal Dekat Kamp Pengungsi di Gaza, 7 Orang Tewas
Israel Tembak Rudal Dekat Kamp Pengungsi di Gaza, 7 Orang Tewas
Meskipun perjanjian henti perang terus berlangsung, Israel masih melancarkan serangan terhadap wilayah Palestina. Serangan terjadi di area Gaza, menewaskan tujuh individu dalam waktu 24 jam terakhir.
Detik Kekerasan Berlanjut
Dilansir AFP, Sabtu (11/4/2026), lembaga penjaminan keselamatan sipil Gaza mencatat adanya serangan udara yang mengakibatkan tujuh kematian. Pihak militer Israel mengklaim serangan tersebut ditujukan pada kelompok teroris bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Dua rudal dari drone Israel dilepaskan di dekat pos polisi di kamp pengungsi Al-Bureij,” kata Mahmoud Bassal, perwakilan lembaga penjaminan keselamatan sipil Gaza yang juga bertindak sebagai layanan pemadam kebakaran di bawah pengawasan Hamas.
Dia menambahkan bahwa selain tujuh korban meninggal, beberapa orang lainnya terluka, empat di antaranya dalam kondisi serius.
Laporan dari Rumah Sakit
Rumah sakit Al-Aqsa, yang menjadi pusat perawatan di Gaza, melaporkan telah menerima enam jenazah serta tujuh pasien terluka, “termasuk empat korban dengan cedera langsung pada wajah, dada, dan bagian tubuh lainnya.”
Sementara itu, rumah sakit Al-Awda di dekatnya mencatat satu kematian dan dua luka.
Prosesi Pemakaman
Foto AFP dari rumah sakit Al-Aqsa menampilkan warga Palestina berkumpul di sekitar jenazah beberapa pria yang terbaring di tanah dan dibungkus kain kafan putih. Masyarakat kemudian membawa mayat-mayat ke Deir el-Balah dalam upacara pemakaman.
Pihak militer Israel menyatakan serangan tersebut menargetkan “kelompok bersenjata Hamas” yang mendekati Garis Kuning dan “berencana melakukan aksi teror terhadap pasukan IDF dalam waktu dekat.”
Garis Kuning merupakan batas de facto yang membagi wilayah Gaza menjadi dua zona: satu di bawah pengawasan militer Israel dan satu di bawah kendali Hamas. Militan tidak merilis jumlah korban yang tewas dalam insiden tersebut.