30 Roket Hizbullah Melesat ke Israel – Bikin Rusak Bangunan-Kendaraan
30 Roket Hizbullah Melesat ke Israel, Bikin Rusak Bangunan-Kendaraan
Pada Jumat (10/4), militer Israel mengatakan bahwa sekitar 30 roket diluncurkan oleh kelompok Hizbullah, yang didukung Iran, dari wilayah Lebanon ke wilayah Israel. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan pada bangunan dan kendaraan di beberapa area.
Imbas Serangan di Wilayah Utara Israel
Sabtu (11/4/2026), seperti dilaporkan AFP, sirene peringatan serangan udara diaktifkan di seluruh wilayah utara Israel, yang berbatasan langsung dengan bagian selatan Lebanon.
Kerja Sama dan Kontroversi
Walaupun terdapat gencatan senjata yang melibatkan Iran, pasukan Israel dan militan Hizbullah masih terus berperang di wilayah perbatasan.
Layanan darurat Israel menyebut bahwa salah satu serangan Hizbullah mengenai Safed, menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan.
Dalam poin tambahan, layanan darurat Israel mencatat bahwa serangan roket juga merusak bangunan di wilayah Galilea, termasuk Baana dan Deir al-Assad.
Status korban luka belum diumumkan secara pasti.
Sejarah Konflik dan Klaim Serangan
Pertempuran antara Israel dan Hizbullah kembali memanas 2 Maret lalu, setelah kelompok tersebut menyerang wilayah Israel. Hizbullah menyebut serangannya sebagai balasan atas kematian ayatollah Iran Ali Khamenei dalam operasi gabungan AS-Israel.
Respons Militer Israel
Israel merespons dengan melancarkan serangan udara dan menurunkan pasukan darat ke wilayah markas Hizbullah di bagian selatan Lebanon.
Mengutip data dari Lebanon, lebih dari 300 warga tewas dan lebih dari 1.150 lainnya terluka akibat serangan besar-besaran Israel pada Rabu (8/4).
Pada Jumat (10/4), satu dari serangan udara Israel menghancurkan area Nabatiyeh di Lebanon bagian selatan, dengan korban 13 personel keamanan.
“Kami telah membongkar lebih dari 4.300 situs Hizbullah dan menewaskan lebih dari 1.400 petempur,” klaim militer Israel.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa jumlah korban tewas mencapai lebih dari 1.800 orang, termasuk 163 anak-anak, sejak awal Maret. Di pihak Israel, setidaknya 12 tentara gugur dalam pertempuran di Lebanon bagian selatan.