Solving Problems: Pramono Pastikan Pelaku Pemalakan Tukang Bubur di Tanah Abang Diproses Hukum

Pramono Pastikan Pelaku Pemalakan Tukang Bubur di Tanah Abang Diproses Hukum

Saat menerima laporan peristiwa tersebut, Pramono segera berdiskusi dengan pihak berwenang. Ia juga menghubungi Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, untuk memastikan langkah penanganan yang tepat di lapangan.

“Saya pada saat itu juga langsung menelepon Kepala Dinas Satpol PP untuk mengambil tindakan,” kata Pramono kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Pramono menyatakan bahwa pelaku pemalakan kini telah ditahan dan tengah menjalani proses hukum. Pihaknya menegaskan tidak akan mengizinkan praktik premanisme atau pemalakan yang merugikan masyarakat.

“Yang memalak dan merusak langsung ditangkap dan ditahan,” ujarnya.

Merespons Kritik tentang Kondisi Keamanan Jakarta

Pramono merespons kritik publik terkait tingkat keamanan Jakarta, yang sering dianggap sebagai kota paling aman di kawasan ASEAN. Ia menjelaskan bahwa penilaian ini didasarkan pada survei global, bukan hanya pernyataan sepihak dari pemerintah daerah.

Meski begitu, ia mengakui bahwa dinamika kota besar seperti Jakarta tetap ada. Terlebih, dengan jumlah penduduk yang besar, potensi gangguan ketertiban masih bisa terjadi.

“Jakarta dengan penduduk lebih dari 11 juta, tentu tidak mungkin semuanya tanpa masalah. Tapi yang seperti itu langsung kami tindak tegas,” jelasnya.

Pramono menekankan bahwa respons cepat menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan warga. Pemprov DKI, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan gangguan ketertiban segera ditangani.

“Yang penting adalah respons cepat dan penindakan tegas,” pungkasnya.

Detail Peristiwa Pemalakan di Tanah Abang

Peristiwa pemalakan terhadap tukang bubur di Tanah Abang terjadi pada Kamis (9/4) sekitar pukul 23.40 WIB. Dalam video yang beredar, pelaku terlihat mengancam pedagang dan merusak barang dagangan, termasuk memecahkan mangkuk milik penjual bubur.

Diketahui, polisi telah menangkap tiga orang pelaku viral yang memalak tukang bubur. Ketiganya kini diamankan di Mapolsek Tanah Abang. Tiga pelaku tersebut adalah TDT (26), DA (36), dan OP (36).

Dalam rekaman video yang diperoleh wartawan, ketiganya tampak digiring ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. Mereka tidak lagi terlihat ganas seperti saat memalak penjual bubur, melainkan tampak lesu saat dibawa ke tempat penyidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *