Special Plan: IHSG menguat didorong ekspektasi deeskalasi konflik AS dan Iran

IHSG Menguat di Tengah Ekspektasi Penurunan Ketegangan AS dan Iran

Di Jakarta, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Rabu pagi mengalami kenaikan setelah pasar memperkirakan adanya pelonggaran konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Indeks tersebut dibuka naik 101,03 poin atau 1,43 persen ke level 7.149,25. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga menguat 11,78 poin atau 1,65 persen ke posisi 727,59.

Kebijakan Pemerintah dan Data Ekonomi

Kebijakan pemerintah terkait efisiensi anggaran di kementerian/lembaga (K/L) dinilai memiliki potensi penghematan hingga Rp121 triliun hingga Rp130 triliun. Selain itu, Pertamina ditegaskan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun non-subsidi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa kebijakan kerja jarak jauh (WFH) bagi pegawai negeri sipil (ASN) akan diterapkan setiap hari Jumat, mulai 1 April 2026. Kebijakan ini akan direview dalam dua bulan ke depan.

Pola Pergerakan Pasar Global

“IHSG diperkirakan berpotensi rebound karena sentimen positif dari ekspektasi akan deeskalasi di Timur Tengah. Diperkirakan IHSG akan menguji level resistance di 7.100-7.200,” ujar Kepala Riset Phintrao Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Di pasar global, bursa saham Eropa hari Selasa (31/3) bergerak naik secara kompak. Euro Stoxx 50 menguat 0,49 persen, FTSE 100 Inggris naik 0,48 persen, DAX Jerman mencatatkan kenaikan 0,52 persen, serta CAC Prancis melonjak 0,57 persen. Sementara itu, Wall Street juga mengalami penguatan, di mana Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,49 persen ke 46.341,51, S&P 500 menguat 2,91 persen ke 6.528,52, dan Nasdaq Composite melambung 3,43 persen ke 23.740,19.

Data Ekonomi Domestik

Pelaku pasar menunggu data ekonomi domestik yang dirilis Rabu (1/4), termasuk indeks Manufacturing PMI Maret 2026. Diperkirakan PMI turun dari 53,8 ke 51,2 karena adanya libur hari raya. Neraca perdagangan Februari 2026 diperjajakan mencatat surplus 1,2 miliar dolar AS, naik dari 0,9 miliar dolar AS pada Januari. Inflasi Maret 2026 diperkirakan sebesar 0,3 persen bulan ke bulan (mtm) dan 4,9 persen tahun ke tahun (yoy), dibandingkan 0,68 persen (mtm) dan 4,76 persen (yoy) di bulan sebelumnya.

Kenaikan Indeks Asia

Pada perdagangan pagi, beberapa indeks Asia mengalami penguatan signifikan. Nikkei naik 4,16 persen ke 53.190,00, Shanghai menguat 1,29 persen ke 3.942,18, Hang Seng melonjak 1,98 persen ke 25.279,50, dan Strait Times naik 1,55 persen ke 4.961,00.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *