Meeting Results: Presiden Prabowo Soroti Peran Indonesia dalam Pengembangan Pencak Silat Global

Presiden Prabowo Soroti Peran Indonesia dalam Pengembangan Pencak Silat Global

Dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menekankan keberhasilan Tanah Air dalam membentuk dan menyebarkan seni bela diri pencak silat ke berbagai negara. Ia menyebutkan bahwa Indonesia memiliki peran strategis sebagai pengajar bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Vietnam dan Thailand, yang kini mampu bersaing di tingkat internasional.

Presiden menyoroti bagaimana ilmu pencak silat Indonesia tidak hanya diakui dalam konteks nasional, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan seni bela diri di luar negeri. Fenomena ini, menurutnya, memperkuat reputasi Indonesia sebagai pusat pembelajaran yang berkualitas. Meski beberapa negara yang pernah dilatih telah mengungguli Indonesia dalam pertandingan, hal tersebut dianggap sebagai bukti keberhasilan transfer ilmu yang dilakukan.

“Kita dulu yang melatih Vietnam dan Thailand. Akhirnya mereka jadi hebat dan mereka pernah kalahkan kita,” ujar Prabowo.

Kemurnian pencak silat, menurut Presiden, adalah faktor penting untuk menjaga daya tarik global terhadap seni bela diri ini. Ia menekankan bahwa Indonesia harus terus menjaga esensi dan tradisi pencak silat agar tetap menjadi magnet bagi praktisi dan penggemar dari seluruh dunia.

“Kalau ilmunya murni, ilmunya kuat, dari mana-mana akan datang belajar. Dan itu sudah terbukti, dari banyak negara datang ke kita, belajar,” imbuhnya.

Di sisi lain, Presiden juga membanggakan prestasi atlet Indonesia yang mengharumkan nama bangsa dalam ajang internasional. Contohnya, Indonesia berhasil menjadi juara umum pencak silat di SEA Games ke-35 Thailand dengan raihan empat medali emas, satu perak, dan tujuh perunggu. “Kita cukup membanggakan. Di beberapa tempat, kita menyumbang banyak sekali emas, perak dan perunggu,” tambahnya.

Presiden menyampaikan bahwa pencak silat lebih dari sekadar olahraga, melainkan cerminan karakter dan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Ia menegaskan seni ini memiliki peran penting dalam membentuk ketahanan dan identitas nasional. Keberhasilan dalam bidang olahraga juga menegaskan dominasi Indonesia di tingkat regional.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menceritakan pengalaman pribadinya dengan pencak silat sejak masa kecil, termasuk momen-momen yang meninggalkan kesan mendalam. Ia menekankan bahwa pencak silat harus dijaga sebagai warisan budaya yang unik dan memiliki filosofi seni yang dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *