Key Discussion: AS & Iran Negosiasi Tatap Muka di Pakistan, Ini 7 Poin yang Dibahas
AS dan Iran Bertemu di Pakistan, 7 Isu Utama Dibahas
Dalam upaya meredakan konflik di Timur Tengah, Amerika Serikat (AS) dan Iran mengadakan pertemuan tiga pihak di Islamabad, Pakistan, pada hari Sabtu, 11 April 2026. Kesepakatan ini menggantikan metode diskusi sebelumnya yang dilakukan secara virtual melalui perantara, dengan kedua belah pihak duduk di ruang terpisah. AFP melaporkan bahwa para pejabat senior kedua negara terlibat dalam pembicaraan langsung, menandai langkah penting dalam hubungan diplomatik.
Isu Terkait Lebanon
Iran mengusulkan penegakan gencatan senjata di Lebanon, setelah serangan Israel terhadap pasukan Hizbullah yang didukung Teheran mengakibatkan sekitar 2.000 korban sejak awal konflik bulan Maret. Meski Israel dan AS menyangkal keterlibatan langsung Iran dalam perang Lebanon, pihak Iran tetap bersikeras bahwa ini adalah bagian dari kesepakatan yang diinginkan.
“Kami ingin konflik di Lebanon segera berakhir, dengan tuntutan gencatan senjata yang jelas,” kata sumber dari Iran.
Sanctions dan Aset Iran
Pihak Iran juga meminta pembatalan sanksi yang telah menghambat perekonomian negara tersebut selama bertahun-tahun, serta pembukaan kembali aset milik Iran. AS dikabarkan bersedia melonggarkan sanksi, tetapi hanya sebagai imbalan atas kompromi dari Iran terkait program nuklir dan rudalnya.
“AS terbuka untuk pelonggaran signifikan, asalkan Iran menunjukkan kesediaan berdiskusi,” kata utusan AS Steve Witkoff.
Kontrol Selat Hormuz
Iran menuntut pengakuan otoritasnya atas Selat Hormuz, dengan tujuan mengumpulkan tarif transit dan mengendalikan akses. AS, di sisi lain, ingin selat tersebut tetap terbuka untuk semua kapal tanker minyak dan lalu lintas laut tanpa batasan biaya.
Kompensasi Perang
Kompetisi antara Iran dan AS mencakup klaim kompensasi atas kerusakan yang terjadi selama perang berlangsung selama enam minggu. Meski Iran meminta penyelesaian ini, AS belum memberikan tanggapan resmi.
Program Perkayaan Uranium
Iran menekankan keinginannya untuk memperkaya uranium, sesuatu yang ditolak Washington. Trump sebelumnya menegaskan bahwa isu ini tidak bisa dinegosiasikan, namun AS tetap menyisihkan ruang untuk pembicaraan.
Program Rudal Iran
Selain itu, AS dan Israel bersama-sama menuntut pengurangan kemampuan rudal Iran secara signifikan. Iran mengklaim bahwa senjata rudalnya tidak dapat dibahas lebih lanjut, meski AS menginginkan penyesuaian.
Penarikan Pasukan AS
Iran juga meminta penarikan pasukan tempur AS dari wilayah Timur Tengah serta janji untuk tidak melakukan agresi. Trump pernah berjanji menetapkan kehadiran militer di wilayah tersebut hingga kesepakatan damai tercapai.
Lokasi Pertemuan di Serena Hotel
Pertemuan dilangsungkan di Hotel Serena, yang dianggap sebagai lokasi strategis di Islamabad. Meski terjadi serangan besar di Hotel Marriott tahun 2008, pihak keamanan menilai Serena Hotel memiliki sistem pengamanan yang terstruktur. Hotel ini memiliki area 6 hektar, mencakup lebih dari 400 kamar dan fasilitas konferensi.
“Sistem keamanan di sini sangat solid karena sebagian besar staf berasal dari mantan petugas,” ujar Tahir Alam Khan, mantan kepala polisi.
Kaleem Imam, mantan kepala polisi, menambahkan bahwa lokasi hotel memudahkan akses ke zona diplomatik dan pusat pemerintahan. “Pemeriksaan keamanan berlapis serta koordinasi dengan badan pemerintah membuat tempat ini ideal untuk pertemuan kritis,” katanya.