Key Strategy: Pramono Larang Ondel-Ondel untuk Ngamen di Jalanan, Ini Alasannya
Pramono Larang Ondel-Ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan, Ini Alasannya
Jakarta, 11 April 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah mengambil keputusan untuk melarang penggunaan ondel-ondel sebagai alat ngamen di jalanan. Alasannya, ondel-ondel dianggap sebagai simbol budaya Betawi serta Jakarta.
“Mengenai penggunaan ondel-ondel, kami telah membuat keputusan untuk melarang ondel-ondel digunakan dalam kegiatan ngamen di jalanan karena ondel-ondel merupakan sesuatu yang menjadi ciri khas Betawi dan Jakarta,” ujarnya kepada wartawan pada hari Sabtu (11/4/2026).
Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghadirkan ondel-ondel secara besar-besaran dalam perayaan hari jadi Jakarta yang ke-500. Menurutnya, ondel-ondel menjadi bagian dari identitas kota tersebut. “Kami akan menyajikan ondel-ondel secara meriah di tahun depan, saat Jakarta merayakan usianya yang ke-500. Nanti, kita tunggu saja tanggal mainnya,” tambahnya.
Pihaknya menyatakan akan memberikan edukasi kepada masyarakat agar ondel-ondel tidak digunakan semata-mata untuk aktivitas ngamen. Meski belum ada sanksi resmi yang diterapkan, larangan tersebut tetap berlaku. “Saya sudah menginstruksikan jajaran untuk melakukan sosialisasi kepada warga, terutama pengamen yang menggunakan ondel-ondel. Satpol PP juga diminta mengawasi dan menertibkan jika menemukan penggunaan ondel-ondel di jalanan,” katanya.
Sumber: Erha Aprili Ramadhoni
News Okezone menyajikan informasi terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti berita terbaru mengenai politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang andal.