Special Plan: Pemkot Banjarmasin terapkan WFH setiap Jumat
Pemkot Banjarmasin terapkan WFH setiap Jumat
Sejak tanggal 11 April 2023, Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menerapkan kebijakan kerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) pada hari Jumat, sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat. Plt Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Dolly Sahbana, mengungkapkan bahwa kebijakan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan energi di lingkungan pemerintahan.
Kebijakan Dibenarkan Pemerintah Pusat
Kebijakan WFH setiap Jumat ini berlaku secara nasional dan diadopsi oleh Pemkot Banjarmasin sebagai langkah efisiensi. “Kita telah melaksanakan kebijakan tersebut sejak Jumat lalu,” ujarnya. Dolly menambahkan bahwa kebijakan ini akan diatur melalui Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Wali Kota Banjarmasin. “Surat Edaran ini sedang dalam proses finalisasi, dengan semua aspek teknis sudah siap di tingkat SKPD,” katanya.
Penyesuaian Teknis untuk Pelaksanaan
Dalam rangka mewujudkan kebijakan ini, sistem absensi digital, penilaian kinerja, serta mekanisme evaluasi bagi pegawai yang bekerja dari rumah telah disiapkan. “Pelaksanaan dan pengawasan menjadi fokus utama, terutama dalam memastikan kualitas layanan publik tetap terjaga,” jelas Dolly. Ia menekankan bahwa produktivitas ASN tidak akan berkurang meskipun mereka bekerja di luar kantor.
Perbedaan Batasan untuk Pegawai
Menurut Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Eka Rahayu Normasari, kebijakan ini tidak berlaku untuk semua pegawai. “WFH hanya diterapkan bagi staf yang tidak terlibat langsung dalam pelayanan publik,” katanya. Sementara itu, pejabat eselon II, III, Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), dan Jabatan Fungsional (JF) tetap wajib hadir di kantor. “Mereka tidak mendapat kebebasan untuk kerja dari rumah setiap Jumat,” tambah Eka.
Dengan adanya kebijakan ini, Pemkot Banjarmasin berharap efisiensi energi dapat tercapai tanpa mengorbankan kinerja atau kualitas pelayanan publik. Meski demikian, pihaknya tetap memastikan pengawasan ketat agar semua proses berjalan lancar dan efektif.