New Policy: Vietnam Perpanjang Penghapusan Pajak BBM hingga Juni
Vietnam Perpanjang Penghapusan Pajak BBM hingga Juni
Pemerintah Vietnam memutuskan memperpanjang kebijakan pembebasan pajak bahan bakar minyak (BBM) hingga akhir Juni, menunda pelaksanaan yang sebelumnya dijadwalkan dari 28 Maret hingga 15 April 2026. Langkah ini diambil setelah parlemen mengumumkan keputusan yang bertujuan memastikan ketersediaan bahan bakar dalam negeri, terutama dalam kondisi pasokan yang terganggu akibat konflik di Iran.
Keputusan Nasional untuk Stabilisasi Pasar
Majelis Nasional telah mengesahkan resolusi mengenai penangguhan pajak lingkungan dan pajak konsumsi khusus atas bahan bakar. Pembebasan pajak ini telah berlangsung sejak akhir Maret lalu, dengan pengurangan pajak lingkungan serta cukai menjadi nol persen, sementara pajak pertambahan nilai (PPN) tidak diterapkan pada bahan bakar utama.
Dampak keuangan dan dukungan ekonomi
Kementerian Keuangan memperkirakan kebijakan ini akan mengurangi pendapatan Anggaran Negara sekitar 7,2 triliun dong, setara Rp4,6 triliun (1 dong = Rp0,65). Penyesuaian tersebut dianggap sebagai bentuk bantuan langsung kepada masyarakat dan perusahaan yang menghadapi tekanan biaya.
“Pihak berwenang Vietnam menjadi salah satu yang paling cepat merespons situasi ini. Kebijakan yang diambil menunjukkan kehati-hatian dan kecepatan dalam menyesuaikan keadaan, serta langkah ini diharapkan terus berlanjut,” kata ekonom senior ASEAN dari OCBC, Lavanya Venkateswaran.
Kebijakan Tambahan untuk Pasokan Energi
Selain itu, Vietnam juga meningkatkan upaya diplomasi untuk memastikan pasokan energi tambahan. Perdana Menteri Pham Minh Chinh melakukan komunikasi dengan mitra internasional melalui panggilan telepon dan surat, serta berkoordinasi dengan duta besar di Hanoi untuk mendapatkan dukungan. Negara ini juga telah menegosiasikan pengiriman empat juta barel minyak mentah dari mitra strategis dan mengeksplorasi akses ke cadangan bahan bakar di luar negeri, termasuk dari Jepang.
Keputusan ini mencerminkan respons pemerintah Vietnam terhadap tekanan global terhadap rantai pasok energi, sambil menjaga keseimbangan ekonomi domestik.