Latest Update: Pimpinan MPR: Penegasan pemerintah soal harga BBM beri dampak positif

Pimpinan MPR: Penegasan pemerintah soal harga BBM beri dampak positif

Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai keputusan pemerintah untuk menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil di tengah ketegangan di Timur Tengah memberikan manfaat psikologis yang signifikan bagi masyarakat. Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu, ia menjelaskan bahwa penegasan yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Selasa (31/3) berhasil meredam isu-isu yang beredar di platform digital.

“Kebijakan pemerintah dalam menahan harga BBM secara keseluruhan dianggap sangat positif. Tindakan ini mengurangi kekhawatiran warga yang sempat memicu antrean di sejumlah pom bensin,” ujarnya.

Kesiapan Pemerintah Menghadapi Ketidakpastian Pasokan

Dalam wawancara, Eddy menyoroti upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menemukan solusi agar fluktuasi harga minyak global tidak merusak daya beli rakyat, terutama pengguna BBM. Meski demikian, ia meminta pemerintah tetap waspada dalam memastikan keandalan pasokan bahan bakar, karena komoditas migas kini dianggap langka dan menjadi persaingan antar negara.

“Negara-negara besar yang bergantung pada impor dari Timur Tengah, seperti Cina, India, Jepang, dan Korea Selatan, akan berlomba untuk memperoleh pasokan energi alternatif,” terangnya.

Contoh Pandemi: Kompetisi Global atas Sumber Daya Terbatas

Eddy menambahkan, situasi pandemi COVID-19 memberikan analogi bagus tentang persaingan sumber daya terbatas. Saat itu, vaksin yang jumlahnya terbatas menjadi barang paling dicari di seluruh dunia, sehingga banyak negara bersedia membayar mahal demi melindungi warganya. “Kemungkinan serupa bisa terjadi pada BBM, karena semua negara berusaha menghindari krisis energi yang bisa mengganggu perekonomian dan menimbulkan kekacauan sosial,” tambahnya.

Strategi Penguatan Ketahanan Energi Indonesia

Ia menyarankan bahwa krisis energi global saat ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kemandirian energi. Langkah-langkah seperti transisi ke energi bersih, penghematan konsumsi, dan pengembangan listrik berbasis non-minyak diharapkan bisa memperkuat ketahanan negara.

“Indonesia harus mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang melimpah, sambil mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri,” pungkas Eddy.

Penegasan Menteri Prasetyo Hadi

Sebelumnya, Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah memastikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, tidak akan mengalami kenaikan. Menurut dia, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan konsultasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina.

“Presiden selalu memprioritaskan kepentingan rakyat saat mengambil keputusan. Oleh karena itu, Pertamina belum mengubah harga BBM untuk menjaga stabilitas pasar,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *