Video: Impor Gula Industri Bocor ke Pasar – Pemerintah Harus Apa?
Video: Impor Gula Industri Bocor ke Pasar, Pemerintah Harus Apa?
PT Danantara Indonesia, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, menyatakan bahwa PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mengalami kerugian hingga Rp680 miliar selama tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh peningkatan impor gula yang signifikan, yang berdampak pada harga gula lokal.
Agrifood Analyst dari CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta, menjelaskan bahwa volume impor gula naik dari 5,069 juta ton menjadi 5,3 juta ton. Meski demikian, produksi lokal berhasil memenuhi 40% kebutuhan nasional. Ega menyoroti keluhan petani yang merasa produksi mereka tidak terserap, meskipun impor diatur untuk mengimbangi kebutuhan dan produksi.
“Harga gula dalam negeri kini sulit bersaing dengan gula impor, sehingga memperparah tantangan bagi petani,” ujar Ega.
Keluhan tersebut semakin rumit karena gula rafinasi dari industri bocor ke pasar rumah tangga. Ega menekankan bahwa kebijakan impor perlu diperbaiki agar tidak merugikan produsen lokal. Bagaimana analisis terkini mengenai impor gula dan tekanan terhadap petani tebu? Simak dialog Syarifah Rahma dengan Ega Tirta dalam Squawk Box, CNBC Indonesia, pada Kamis, 09/04/2026.