What Happened During: 500 Pendemo Pro Palestina di Inggris Ditangkap Polisi
500 Pendemo Pro Palestina di Inggris Ditangkap Polisi
Sejumlah lebih dari 500 orang terlibat dalam aksi pro-Palestina di pusat kota London kini ditahan oleh kepolisian. Penangkapan ini terjadi setelah pihak berwenang menilai mereka mendukung organisasi yang dianggap terlarang. Kepolisian Metropolitan menjadi pengambil keputusan dalam kasus ini.
Aksi Demontrasi di Trafalgar Square
Mengutip laporan BBC, Minggu (12/4/2026), sebagian besar peserta yang ditangkap berusia antara 18 hingga 87 tahun. Ratusan orang berkumpul di Trafalgar Square, dengan beberapa membawa tanda tangan yang berisi frasa “Saya menentang genosida. Saya mendukung Palestine Action.” Tanda tangan tersebut telah muncul dalam protes sebelumnya.
Protes dengan Nama Everyone Day
Demo yang berlangsung pada Sabtu disebut Everyone Day dan diselenggarakan oleh kelompok Defend our Juries. Mereka menyatakan bahwa acara ini bertujuan menunjukkan ‘perlawanan terhadap larangan Palestine Action’ secara terus-menerus.
Analisis Hukum terhadap Aksi Palestina
Pendemo menolak kebijakan pemerintah yang mengubah Aksi Palestina menjadi ilegal sejak Juli 2025. Larangan tersebut dinyatakan tidak sah pada Februari, tetapi tetap berlaku hingga proses banding selesai. Meski putusan Pengadilan Tinggi memperbolehkan aksi, polisi tetap melanjutkan operasi penangkapan.
Peringatan Kepolisian Sebelum Aksi
Mendekati hari demonstrasi, Kepolisian Metropolitan mengeluarkan pernyataan yang mengingatkan tentang risiko hukum. Mereka menyarankan peserta untuk mempertimbangkan ‘dampak yang mungkin terjadi’ jika terlibat dalam aksi.
“Peserta aksi harus memahami bahwa mendukung organisasi yang terlarang merupakan pelanggaran hukum berdasarkan undang-undang terorisme. Kami bersiap bertindak jika aturan diabaikan,” ujar Komandan Claire Smart, yang memimpin operasi polisi di London akhir pekan ini.