Meeting Results: Pertamina Patra Niaga Raih Proper Emas KLH, Bukti Komitmen Lingkungan Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Dapat Penghargaan Proper Emas KLH, Tunjukkan Komitmen Berkelanjutan

Penghargaan Proper Emas yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menjadi bukti nyata keberlanjutan Pertamina Patra Niaga dalam program Eco Inovasi FAME dan Lentera Pagesangan. KemenLH mengumumkan predikat ini pada Anugerah Lingkungan Proper 2025, menegaskan perusahaan terus mendorong inovasi ramah lingkungan. Unit Integrated Terminal (IT) Surabaya terpilih sebagai penerima penghargaan, menunjukkan dedikasi dalam praktik bisnis berkelanjutan.

Salah satu inisiatif utama yang mendukung pencapaian ini adalah program Eco Inovasi Penerimaan FAME. Program ini mengubah cara pengambilan bahan bakar dari sistem berbasis truk tangki menjadi pengambilan langsung dari kapal melalui jalur pipa. Perubahan ini meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko lingkungan, terutama emisi karbon dan kecelakaan di jalan raya. Dengan metode baru, Pertamina Patra Niaga berhasil menurunkan GWP hingga 45,6 persen, menandakan kontribusi signifikan terhadap mitigasi perubahan iklim.

Lentera Pagesangan: Gerakan Perubahan Persepsi Masyarakat

Di samping inovasi operasional, Pertamina Patra Niaga juga aktif dalam program pemberdayaan masyarakat melalui Lentera Pagesangan. Program ini diluncurkan dalam Gerakan Balik Kanan, bertujuan mengubah pandangan masyarakat terhadap limbah dan sungai menjadi sumber daya ekonomi. Pendekatan komunitas ini menekankan peran aktif masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

“Program Lentera Pagesangan menunjukkan perubahan lingkungan bisa dimulai dari tingkat komunitas,” kata Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.

Lentera Pagesangan mempromosikan penggunaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Instalasi Pengolahan Air Sungai (IPAS) dengan filter eceng gondok. Solusi alami ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Hasilnya, program ini menghemat air 345,21 m³ per tahun, memanfaatkan 83 kg sampah organik, serta mengurangi biaya pencemaran air hingga Rp911.418 per tahun. Lebih dari 1.141 penerima manfaat terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, menunjukkan dampak luasnya.

Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa Proper Emas merupakan bagian dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip ESG. Unit IT Surabaya menjadi salah satu dari tujuh cabang yang meraih penghargaan, membuktikan bahwa keberlanjutan menjadi inti strategi Pertamina Patra Niaga. Capaian ini juga menggambarkan sinergi antara inovasi operasional dan kegiatan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *