Key Discussion: Kasus mayat dalam freezer, Polisi tangkap penadah barang milik korban

Kasus Mayat dalam Freezer, Polisi Tangkap Penadah Barang Milik Korban

Jakarta – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang berujung pada ditemukannya mayat korban AH (39) di dalam mesin pembeku makanan, freezer, di Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Polisi telah mengamankan individu yang diduga bertindak sebagai penadah barang hasil pencurian milik korban.

“Penyidik memperoleh A yang diduga sebagai pihak yang menyalurkan barang hasil pencurian milik korban,” kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu.

Menurut Andaru, para pelaku DS alias ANC dan S telah menjual dua barang yang dimiliki korban, yaitu ponsel dan sepeda motor, kepada penadah tersebut. “Telepon genggam korban dijual pada 22 Maret 2026 kepada tersangka penadah berinisial A secara COD melalui Facebook seharga Rp450.000 tunai,” ujar Andaru.

Barang-barang lain seperti sepeda motor Beat dijual pada hari berikutnya, sore hari, dengan harga Rp2,3 juta tunai, dan motor yang lain dijual malam harinya seharga Rp1,85 juta melalui transfer ke akun DANA milik ANC.

“Adapun penggunaan hasil penjualan tersebut masih didalami oleh penyidik,” tutur Andaru.

Motif Pembunuhan Terungkap

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap alasan para tersangka menyembunyikan mayat korban di dalam freezer. “Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian satu orang mengajak korban untuk melakukan kejahatan, tapi korban menolak, sehingga dua orang lainnya membunuh si korban,” jelas Kombes Pol Iman Imanuddin saat diwawancarai usai rapat dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (31/3).

Rencana Pencurian yang Berubah

Iman menjelaskan bahwa awalnya rencana para tersangka adalah mengambil mobil milik majikan, tetapi karena pengamanan cukup ketat, target beralih ke sepeda motor. “Rencananya mobil, tapi karena ada pengamanan yang lumayan, akhirnya ke motor,” terang Iman.

Korban tetap menolak kemauan para pelaku, yang menjadi penyebab pembunuhan terjadi. Polisi masih menyelidiki bagaimana hasil penjualan barang-barang korban digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *