Important Visit: Lebaran Betawi 2026 hadirkan ruang edukasi budaya bagi pengunjung

Lebaran Betawi 2026 hadirkan ruang edukasi budaya bagi pengunjung

Jakarta – Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, menawarkan pengalaman edukasi yang menarik bagi pengunjung. Acara ini menghadirkan berbagai elemen budaya Betawi yang dibuat dalam bentuk yang interaktif.

Pameran Tradisional di Area Perpustakaan

Salah satu daya tarik utama di Lebaran Betawi 2026 adalah Perpustakaan Jakarta yang memperlihatkan koleksi arsip, kliping lama, dan foto-foto Jakarta masa lalu. Selain itu, ditampilkan pakaian tradisional serta aksesori khas Betawi.

“Kami sudah datang sejak pagi dan sempat berkeliling, termasuk ke area perpustakaan,” ujar salah satu pengunjung, Syafira kepada ANTARA, Minggu. Ia mengatakan pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan dalam satu lokasi, mulai dari kuliner hingga edukasi budaya. “Antrean untuk makanan juga cukup panjang karena pengunjungnya ramai,” kata dia.

Perhiasan dan Kue Tradisional

Di sana, pengunjung juga melihat koleksi perhiasan Betawi yang mencerminkan pengaruh budaya Melayu, Arab, Tionghoa, dan Eropa. Contoh perhiasan seperti kembang goyang, cucuk konde, dan kerongsang digunakan dalam upacara adat serta melambangkan identitas budaya dan status sosial masyarakat.

Kue satu, yang merupakan makanan tradisional Betawi, juga dipamerkan sebagai bagian dari kekayaan budaya setempat. Kue ini dikenal sebagai kue peranakan klasik dan memiliki sebutan berbeda di daerah lain, seperti kue koya di Jawa Timur.

Karya Seni dan Tradisi Lisan

Salah satu tradisi Betawi yang dipamerkan adalah Wayang Golek Lenong Betawi karya Tizar Purbaya, yang mengisahkan legenda seperti Si Pitung dan Si Jampang. Selain itu, pengunjung juga diperkenalkan pada tradisi lisan seperti buleng dan jampe, yang menjadi sarana menyampaikan cerita, pengetahuan, dan kepercayaan lewat bentuk puisi, mantra, atau syair.

Zona Khusus Wilayah Jakarta

Zona khusus berupa rekonstruksi rumah administrasi dari Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu menampilkan ciri khas budaya setempat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan menjadi sarana hiburan sekaligus pengenalan budaya Betawi bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *