Meeting Results: Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026: Petakan Desa Terbaik untuk Pemerataan Pembangunan

Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026: Menjadi Model Pemacu Pembangunan Daerah

Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menyampaikan bahwa pelaksanaan Lomba Desa 2026 akan menjadi sarana untuk mengidentifikasi desa-desa yang menunjukkan performa luar biasa, yang kemudian dijadikan contoh terbaik dalam mendorong keberlanjutan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten. Acara ini bertujuan mempercepat penyebaran pembangunan yang merata, dengan mengungkap desa-desa paling berprestasi sebagai pusat pertumbuhan.

Dalam wawancara terpisah, Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menegaskan bahwa Lomba Desa tingkat kabupaten 2026 merupakan inisiatif penting untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan desa secara menyeluruh. Kegiatan ini mencakup berbagai aspek seperti tata kelola pemerintahan, manajemen wilayah, dan keterlibatan masyarakat, serta menilai tingkat peningkatan kualitas hidup warga dalam setahun terakhir.

“Pembangunan desa 2026 harus dijalankan berdasarkan Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 16 Tahun 2025,” ujar Bupati Rusli Moidady. “Regulasi ini menetapkan delapan program utama yang menjadi acuan utama.”

Delapan program prioritas tersebut dirancang untuk mengatasi tantangan utama di tingkat desa, seperti keterbatasan sumber daya dan kebutuhan pengembangan ekonomi. Penerapan program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong inovasi berkelanjutan dalam pelayanan publik lokal. Kolaborasi antar elemen desa, termasuk kepala desa, BPD, dan warga, menjadi faktor kunci dalam mencapai tujuan ini.

Selain itu, BPS Banggai Kepulauan meluncurkan inisiatif Desa Cantik 2026 untuk meningkatkan manajemen data di tingkat desa. Tujuannya adalah mendukung pembangunan yang lebih akurat dan tepat sasaran. Di sisi lain, Gubernur Sumut Bobby Nasution bersiap menggelar kompetisi desa pada 2027 dengan skema yang menekankan inovasi kreatif dan pengelolaan yang berdampak.

Bupati Rusli Moidady juga menyatakan bahwa desa-desa unggulan yang terpilih dalam lomba ini diharapkan menjadi penggerak utama bagi kemajuan daerah dan nasional. “Desa tidak hanya menjadi unit pemerintahan, tetapi juga motor penggerak pembangunan,” tambahnya. Tema lomba 2026, “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia,” menggambarkan visi kemandirian dan peran strategis desa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *