Key Strategy: Pemkab Mahulu Genjot Program Cetak Sawah Baru, Target 141 Hektare Demi Ketahanan Pangan

Pemkab Mahulu Genjot Program Cetak Sawah Baru, Target 141 Hektare Demi Ketahanan Pangan

Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, tengah fokus pada peningkatan kapasitas pertanian melalui program cetak sawah baru. Target lahan yang harus tercapai tahun ini sebesar 141 hektare, sebagai upaya memperkuat ketersediaan pangan daerah. Pemkab Mahulu mengungkapkan bahwa proyek ini didanai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program cetak sawah menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memastikan stabilitas pangan. Menurut Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, capaian fisik saat ini mencapai sekitar 42 persen dari total target. Namun, ada kendala waktu yang memengaruhi progres, terutama karena tahun anggaran sebelumnya hampir berakhir. Selain itu, kondisi geografis wilayah yang sulit juga memperlambat kegiatan.

“Target pencetakan sawah baru sebesar 141 hektare harus segera dituntaskan, meskipun ada hambatan dalam pelaksanaannya,” ujar Suhuk.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Mahulu merencanakan pembukaan lahan seluas 240 hektare di tujuh kampung. Tapi, setelah terjadi perubahan kontrak pada 10 Desember 2025, jumlah lahan yang dialokasikan berkurang menjadi 141 hektare di empat kampung. Progres pekerjaan pada tahun ini bergantung pada kontrak yang berlaku.

Dukungan dari pemerintah pusat terus diberikan melalui Balai Besar Lahan dan Irigasi Pertanian, yang memperkuat kesinambungan program. Alat-alat modern seperti hand tractor dan drone menjadi aspek kritis untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan serta perawatan tanaman. Teknologi ini juga diharapkan memperbaiki produktivitas sawah baru yang dibuka.

Salah satu contoh penerapan program adalah di Kampung Datah Bilang Ilir, Kecamatan Long Hubung, yang telah dilakukan penanaman padi. Pemkab Mahulu menegaskan komitmen untuk mengembangkan infrastruktur pertanian. Selain dukungan teknis, kolaborasi dengan provinsi, TNI, dan Balai Besar Pertanian menjadi faktor utama keberhasilan program ini.

Dengan kombinasi cetak sawah baru dan optimalisasi lahan pertanian yang sudah ada, Pemkab Mahulu optimistis mewujudkan swasembada pangan. Program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong visi “Mahulu maju dan berdaya saing” melalui sektor pertanian yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *