Latest Program: Polda PBD Gelar Trauma Healing di Tambrauw: Pulihkan Psikologis Warga Pascagangguan Keamanan

Polda PBD Adakan Program Trauma Healing di Tambrauw untuk Warga Terdampak Gangguan Keamanan

Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (PBD) melalui Satgas Operasi Dofior Jaya melakukan kegiatan trauma healing di tiga wilayah kampung di Kabupaten Tambrauw. Tujuan utama program ini adalah mendorong pemulihan mental masyarakat yang terkena dampak gangguan keamanan serta menciptakan suasana tenang dan aman di tengah komunitas.

Kegiatan berlangsung di Kampung Bano, Kampung Bamusbama, dan Kampung Bamuswaiman. Selain itu, personel Satgas aktif menyediakan bantuan sosial berupa sembako bagi warga yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat setelah kejadian gangguan keamanan.

Komitmen Kepolisian untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, menjelaskan bahwa trauma healing menjadi bagian dari upaya pihak kepolisian untuk mempercepat proses pemulihan sosial. “Langkah ini menunjukkan komitmen kuat kami dalam mendukung kesejahteraan warga,” ujarnya dalam

sebuah pernyataan.

Program juga melibatkan layanan kesehatan gratis yang diberikan kepada seluruh penduduk. Dengan cara ini, kepolisian ingin meningkatkan kesehatan secara keseluruhan setelah gangguan keamanan terjadi. Suasana kebersamaan terasa dalam berbagai aktivitas yang melibatkan warga secara langsung, seperti merajut bersama dan mewarnai.

Upaya Membangun Kembali Kepercayaan

Kegiatan trauma healing di Tambrauw dirancang untuk memperkuat hubungan emosional antarwarga dan menciptakan ikatan yang kuat. Para mama-mama kampung secara aktif berpartisipasi, sementara anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi saat menerima mainan edukatif dari personel. Ini diharapkan mampu mengembalikan keceriaan serta rasa aman bagi mereka yang sempat trauma.

Selain itu, Polda PBD juga siagakan 7 posko khusus untuk mengamankan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Ratusan personel diterjunkan guna memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama Lebaran 2026. Program ini menunjukkan respons cepat aparat kepolisian terhadap berbagai tantangan yang muncul di wilayah tersebut.

Kegiatan Serupa di Wilayah Lain

Polres Purbalingga dan Aceh Timur juga melakukan langkah serupa untuk mengatasi trauma pascabencana. Di Karangreja dan Mrebet, Polres Purbalingga memberikan dukungan psikologis serta layanan kesehatan gratis kepada korban banjir. Sementara itu, Satgas Madago Raya Poso menggunakan hipnoterapi inovatif untuk memperkuat ketahanan sosial, khususnya keluarga eks napiter.

TNI juga mendirikan posko trauma healing di Balee Panah, Aceh, atas perintah langsung KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Program ini fokus pada pemulihan psikologis anak-anak pascabanjir, sebagai bagian dari upaya mengembalikan keceriaan dan ketenangan di tengah situasi sulit. Polri dan instansi terkait terus menyiapkan berbagai bantuan logistik serta posko darurat sebagai langkah mendukung pemulihan awal.

Program Trauma Healing Banjir Bali

Kegiatan trauma healing dilaksanakan sejak pukul 10.00 WIB. Selain membantu warga terdampak, kegiatan ini juga bertujuan menjaga stabilitas keamanan jangka panjang di Kabupaten Tambrauw. Polri tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga memberikan layanan psikologis terpadu, termasuk program Trauma Healing Banjir Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *